TribunMedan/
Home »

Cetak

Renovasi atau Membangun Rumah Tak 'Pakai' Lama, dengan Teknologi Ini

inovasi terbaru tersebut sebagai pengganti dinding konvensiomal dengan mengaplikasikan yang mudah, efisien, dan pengerjaan yang sangat cepat.

Renovasi atau Membangun Rumah Tak 'Pakai' Lama, dengan Teknologi Ini
Tribun Medan / Ayu
Managemen PT Saint Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI) saat menunjukkan produk terbaru Gyproc. (Tribun Medan / Ayu) 

TRIBUN-MEDAN.com - PT Saint Gobain Construction Products Indonesia (SGCPI), produsen papan gypsum, Gyproc, menghadirkan produk dengan teknologi drywall system.

Marketing Director SGCPI, Won Siew Yee, saat media briefing di Hotel Four Points Medan, mengatakan, teknologi drywall system merupakan alternatif baru bagi untuk membangun atau merenovasi rumah.

"Dengan berkembangnya perekonomian dan sektor properti di Kota Medan yang menjadi pusat perekonomian di wilayah Sumatera, menjadi peluang bagi Gyproc untuk memperkenalkam teknologi terbaru tetsebut," ujarnya, Minggu (17/9).

Baca: Untuk Investasi, Lebih Untung Beli Properti Dengan KPR atau Tunai

Ia menuturkan, inovasi terbaru tersebut sebagai pengganti dinding konvensiomal dengan mengaplikasikan yang mudah, efisien, dan pengerjaan yang sangat cepat.

"Drywall system dari Gyproc atau dapat juga disebut dengan Gypwall merupakan pilihan tepat untuk bangunan-bangunan di Indonesia karena begitu banyak kelebihan yang dimiliki produk ini," tuturnya.

Ia menjelaskan, produk tersebut memiliki kelebihan salah satunya yaitu lebih efisien dalam pengaplikasian.

"Drywall system dapat diartikan sebagai sistem dinding kering yaitu sebuah sistem partisi atau dinding dalam ruangan yang terdiri dari papan gypsum yang dipasang pada sebuah rangka dengan menggunakan bantuan skrup khusus," jelasnya.

Ia menerangkan, disebut drywall karena merupakan bentuk dari kontruksi kering yang tidak menggunakan batu bata dan semen basah sebelum proses pengecatan.

"Dengan sistem dinding kering tersebut, pengguna dapat mengurangi pemakaian air, mempercepat waktu konstruksi hingga 30 persen, tidak memerlukan proses penambalan, serta tidak menghasilkan banyak kotoran pada area kerja yang mampu mengurangi labor cost hingga 25 persen," terangnya.

Halaman
12
Editor: Eti Wahyuni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help