TribunMedan/

Dairi Unggul

Inspirasi Bangun Infrastruktur Dr Eddy Berutu dari Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo telah meresmikan Bendungan Kereuto, Aceh Utara. Bendungan sebagai perairan untuk persawahan seluas 9.420 hektar dapat mengurangi

Inspirasi Bangun Infrastruktur Dr Eddy Berutu dari Presiden Joko Widodo
IST
Dr Eddy Keleng Ate Berutu dengan istri, Romy F Simarmata bersama Presiden Joko Widodo saat membuka rankernas Projo, waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Presiden Joko Widodo telah meresmikan Bendungan Kereuto, Aceh Utara. Bendungan sebagai perairan untuk persawahan seluas 9.420 hektar dapat mengurangi debit banjir hingga 896 meter per kubik.

Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo dalam rapat kerja nasional III Projo di Jakarta waktu lalu.

Ketua Projo Kabupaten Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu mengungkapkan hal ini menjadi inspirasi untuk membenahi Kabupaten Dairi. Pengusaha di bidang keungan bergelar Doktor ini mengaku hal ini menjadi inspriasi.

Baca: Wow! Tiga Kecamatan Rela Hadir Untuk Dukung Dr Eddy Berutu

"Apabila terpilih nanti kita juga akan konsentrasi kepada pembenahan infrastruktur di kabupaten Dairi, karena kita sudah ditinggal jauh oleh kabupaten lain di sekitar kita. Ini adalah salah satu dasar penting dalam rangka kita menuju ke langkah berikutnya," ucap Eddy Keleng Berutu yang siap maju dalam bursa Pilkada Dairi, Senin (18/9/2017).

Bakal Calon Bupati Dairi ini mengatakan Kabupaten Dairi memiliki Sungai Renun yang dapat dijadikan terobosan untuk pengairan. Program ini bisa diajukan menjadi prioritas APBN dan disinergikan dengan program pemerintah pusat.

Baca: DR Eddy Berutu Sambut Presiden Jokowi dengan Tarian Suku Phakpak-Dairi

"Selama ini pembangunan infrastruktur kan kendalanya didana. Tapi masa iya kita biarkan, dicari dong solusinya. Ya kalau dengan dana APBD kan akan mengorbankan pos lain yang juga perlu, maka lobi ke pusat, nah rumusan formula atau rencana jangka menengah dan panjang oleh pemda harus jelas. Bukti nya kabupaten tetangga seperti Phakpak Barat bisa, kita kenapa enggak," ujar alumni Teknik Sipil Unpar dan ahli teknik komputer dari ITB tersebut.(*)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help