TribunMedan/

Tribun Family Card

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery Sajikan Beragam Pengetahuan Tentang Satwa

Anda senang menghabiskan waktu dengan berwisata keliling Kota Medan, seperti berkunjung ke tempat bersejarah

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery Sajikan Beragam Pengetahuan Tentang Satwa
Tribun Medan/Ayu
Rahmat International Wildlife Museum and Gallery 

Koleksi 2.500 Spesies dari Berbagai Belahan Dunia

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Anda senang menghabiskan waktu dengan berwisata keliling Kota Medan, seperti berkunjung ke tempat bersejarah dan menarik serta dapat menambah ilmu pengetahuan?, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery menjadi tempat yang wajib Anda kunjungi.

Berada di Jalan S. Parman No 309 Medan, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery merupakan museum dan gallery yang menawarkan banyak pengetahuan terutama tentang satwa dari seluruh dunia.

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery
Rahmat International Wildlife Museum and Gallery (Tribun Medan/Ayu)

Manager di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, Nelly mengatakan, Rahmat International Wildlife Museum and Gallery adalah museum satwa terlengkap dan satu-satunya di Asia. Museum ini diresmikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yaitu Prof. Dr. Juwono Sudarsono, MA pada tanggal 14 Mei 1999 lalu.

"Karena besarnya minat masyarakat, maka dilakukan perluasan bangunan yang megah dan impressive, sehingga semakin lengkap dengan luas gedung kurang lebih 3000 meter persegi," terang Nelly kepada Tribun/www.tribun-medan.com, Sabtu (16/9).

Saat ini lebih kurang ada 2.500-an spesies satwa dari berbagai belahan dunia. Mulai dari Asia, Afrika, dan negara-negara lainnya yang ada di dunia.

"Meskipun museum ini belum bisa menutupi biaya operasional tetapi museum ini tetap memotivasi dan mendidik generasi muda untuk mencintai dan peduli terhadap konservasi satwa liar," katanya.

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery
Rahmat International Wildlife Museum and Gallery (Tribun Medan/Ayu)

Pendiri dan pemilik Rahmat International Wildlife Museum and Gallery adalah Rahmat Shah. Rahmat Shah sebagai penggemar olahraga berburu professional kelas dunia. Ia juga seorang konservasionis serta pencinta alam yang telah berpetualang ke berbagai penjuru dunia.

"Bapak Rahmat Shah berpetualang untuk mempelajari langsung konsep konservasi dengan pemanfaatan. Konsep SCI yang telah diterapkan berbagai negara di antaranya Amerika, Kanada, Rusia, Jerman, Turki, Perancis, Itali, Spanyol, Austria, China, Kazakhstan, Romania, Mongolia, Iran, Pakistan, Australia, New Zealand, hampir seluruh Afrika dan negara lainnya guna mencegah kepunahan habitat dan menambah populasi satwa liar di dunia," jelasnya.

Melalui Museum dan Gallery ini, Rahmat Shah mengajak masyarakat atau pengunjung untuk lebih mengenal keanekaragaman satwa liar yang ada di dunia.

Rahmat International Wildlife Museum and Gallery
Rahmat International Wildlife Museum and Gallery (Tribun Medan/Ayu)

"Kehadiran Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, agar masyarakat dari berbagai kalangan, turut peduli dan terpanggil untuk lebih menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa liar," tuturnya.

Di Rahmat International Wildlife Museum and Gallery, pengunjung bisa melihat berbagai koleksi satwa dari berbagai negara seperti lima satwa besar Afrika paling berbahaya dan terbesar, yaitu Gajah, Badak, Banteng, Singa, dan Macan Tutul. Serta ada pula beraneka jenis Beruang, Rusa, Kambing Gunung, Ayam Emas.

"Pengunjung juga bisa melihat berbagai jenis Burung, Kura-Kura, koleksi Kupu-Kupu dan Kumbang yang indah dan unik. Masih banyak lagi koleksi satwa yang sangat memesona di sini," ujarnya. (pra)

Editor: Ismail
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help