TribunMedan/

News Video

TAK Kuat Melihatnya, Derita Bayi Penderita Hidrosefalus dan Kedua Ortu yang hanya Buruh Tani

Kedua orangtua bayi penderita hidrosefalus hanyalah seorang buruh tani di ladang milik orang lain.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Bayi Jevan Temanta Ginting (3), pengidap penyakit Hidrosefanus tak bisa bertahan sendiri, jika sedang duduk. Kepala Balita Jevan yang sangat besar harus terus dipegang oleh ibunya.

Di dalam kepala Balita Jevan terkandung cairan yang terus bergerak di seputaran tempurung kepala. Balita Jevan mengidap penyakit ini sejak dilahirkan di RSUD Sidikalang tahun 2014. Penyakit ini membuat  Jevan hanya bisa terbaring.

Tak hanya itu, telinga sebelah kirinya tertutup alias tak memiliki lubang pendengaran. Jemari tangan sebelah kirinnya juga terus mengepal kuat.

Baca: BIKIN Iba Hati, Ortu Bayi Hidrosefalus: Kalau ke Adam Malik, Gak Usahlah, Kami Sudah Pernah ke Sana

Baca: KASIHAN: Kepala Balita Ini Terus Membesar, Kalau Tidak Dipegang Jatuh

Ibunya dan ayahnya hanyalah seorang buruh tani di ladang milik orang lain. Rumahnya yang berdinding papan juga masih berstatus ngontrak.

Ibunya, Suasana Sembiring mengaku seusai pulang dari RSUD Sidikalang perlahan kepala Jevan membesar. Ia bersama suaminya sudah sempat membawanya operasi di RSUD Adam Malik.

Baca: HEBOH! Pria Berambut Cepak Bawa Pisau, Panjat Masjid Nurul Ikhawan hingga Kubah, Ini Videonya

Baca: REUNI AKBAR: Kenang Masa Lalu, Alumni Lintas Angkatan 1960-2000 SD-SMP Kemala Bhayangkari I Medan

"Saat di RS Adam Malik, dokter memasang selang di dalam kepala untuk membuang cairan ke anus,"ujarnya di kediamnnya, Desa Lau Tawar, Kecamatan Tanah Pinem, Kamis (21/9/2017).

Saat memakai selang di dalam tubuh, Balita Jevan terus memburuk. Pihak keluarga memutuskan mencabut selang tersebut dari dalam tubuhnya.

"Kalau ke RS Adam Malik lagi, kami tak berniat. Namun, kalau ke RS di luar Sumut atau swasta, kami belum punya biaya,"pungkasnya.(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help