TribunMedan/
Home »

News

» Jakarta

TERCYDUG! Tes Keperawanan dan Sumpah Pocong Hanya Strategi Pemasaran Nikahsirri.com

Dalam situs Nikahsirri.com disertakan sejumlah persyaratan untuk seseorang yang ingin dijadikan mitra.

TERCYDUG! Tes Keperawanan dan Sumpah Pocong Hanya Strategi Pemasaran Nikahsirri.com
Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com
Polisi merilis kasus penangkapan Aris Wahyudi, pendiri situs nikahsirri.com, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (24/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - Dalam situs Nikahsirri.com disertakan sejumlah persyaratan untuk seseorang yang ingin dijadikan mitra.

Syarat tersebut meliputi tes keperawanan bagi mitra yang berjenis kelamin wanita dan sumpah pocong bagi mitra laki-laki untuk diketahui keperjakaannya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan mengatakan, metode tersebut diduga hanya bagian promosi saja agar para kliennya tertarik bergabung dalam situs tersebut.

"Itu kan sebagai bentuk bagian dari pemasaran dia ya," ujar Adi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/9/2017).

Adi menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, Aris Wahyudi selaku pemilik situs tak pernah membeberkan hal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya masih menelusuri kebenaran persyaratan tersebut.

Baca: TERUNGKAP! Baru Lima Hari Diluncurkan, Nikahsirri.com Sudah Dapat 2.700 Klien

"Sampai sekarang sih saya belum dapatkan keterangan bagaimana dia melakukan tes keperawanan atau keperjakaan," ucap dia.

Sepengetahuan Adi, syarat bagi mitra yang ingin bergabung hanya sebatas menyerahkan biodata diri dan pas foto saja.

"Untuk jadi mitra dibuka peluangnya siapa saja bisa jadi mitra dengan mengisi beberapa persyaratan dan menampilkan foto," kata Adi.

Sebutan klien diberikan bagi mereka yang ingin menggunakan situs tersebut atau memilih dan mencari pasangan.

Sedangkan sebutan mitra adalah mereka yang mendaftarkan diri untuk menjadi suami atau istri siri, penghulu, dan bahkan saksi atau dengan kata lain sebagai pihak yang dipilih.

Baca: TERUNGKAP! Bupati Cantik yang Jadi Tersangka KPK Ini Punya Harta Berlimpah, Jumlahnya Bikin Melongo

Aris ditangkap setelah Tim Cybercrime Krimsus Polda Metro Jaya menemukan situs  nikahsirri.com pada 22 September 2017.

Situs tersebut berisikan konten pornografi yang menawarkan fasilitas lelang perawan dan juga menyediakan jodoh serta wali.

Polisi juga menyita barang bukti berupa laptop, empat topi berwarna hitam bertuliskan "Partai Ponsel," dua kaus berwarna putih bertuliskan "Virgins Wanted," dan sebuah spanduk hitam bertuliskan "Deklarasi Partai Ponsel Brutally Honest Political."(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help