TribunMedan/

Studi Melulu, Honda PCX Lokal Tak Kunjung Datang

Tidak sedikit yang menginginkan PCX hadir secara lokal untuk dapat bersaing dengan Nmax. Lantas bagaimana kabar rencana ini?

Studi Melulu, Honda PCX Lokal Tak Kunjung Datang
Otomania/Setyo Adi
Honda PCX full aksesori 

TRIBUN-MEDAN.com-Persaingan skutik premium di Indonesia digambarkan antara dua kubu yakni Yamaha Nmax dan Honda PCX.

Model skutik besar ini sayangnya tidak berimbang dari sisi penjualan dengan Nmax keluar sebagai jawara.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI), Nmax hingga Agustus mencatatkan angka distribusi sebesar 160.128 unit. PCX sendiri di kurun waktu yang sama mencatatkan angka 4.400 unit.

Banyak pihak beranggapan salah satu masalah yang dihadapi PCX adalah statusnya yang masih impor dari Thailand.

Tidak sedikit yang menginginkan PCX hadir secara lokal untuk dapat bersaing dengan Nmax. Lantas bagaimana kabar rencana ini?

"Banyak yang menanyakan, tapi kami belum dapat memastikan. Kami masih tahap studi. Memang sejak awal ini terus ditanyakan," ucap Thomas Wijaya, Direktur Pemasaran, PT Astra Honda Motor (AHM) saat ditemui beberapa waktu lalu.

Thomas mengungkapkan, keputusan PCX dirakit di Indonesia akan melihat pasar dan kebutuhan konsumen Indonesia. Ini membuat keputusan terkait produk skutik ini harus dipikirkan matang-matang dengan kesiapan studi yang sangat baik.

"Jadi harus bertemu kebutuhannya dengan konsumen serta pasar. Jika sudah cocok, kita jalankan," ucap Thomas.

Sebelumnya mengutip Kompas Otomotif, PCX terbaru akan hadir pada gelaran Tokyo Motor Show Oktober mendatang. Berdasarkan informasi generasi terbaru ini yang akan dijadikan model untuk dirakit di Indonesia dan menjadi salah satu produk yang ditujukan untuk pasar luar negeri.

Soal harga, nantinya PCX terbaru ini hadir lebih kompetitif dengan sang rival Nmax. Namun tidak dibawah, tapi diatas sedikit rivalnya. Alasannya, segmen yag dituju berbeda dari Nmax. Angka Rp 30 jutaan jadi patokannya. (Setyo Adi Nugroho)

Editor: Liston Damanik
Sumber: otomania.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help