Banyak Laporan Proyek Jalan di Medan, KPK: Kami Memelototi Paket, Lelang kan Sudah Selesai

KPK mendalami kemungkinan adanya paket pembangunan ataupun peningkatan infrastruktur jalan yang tidak sesuai.

Penulis: Tulus IT | Editor: Salomo Tarigan
(KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN)
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarief dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Rabu (2/8/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Tim Koordinator Supervisi KPK Adlinsyah Nasution mengatakan, ada banyak laporan warga mengenai pembangunan serta peningkatan infrastruktur jalan di Kota Medan.

Pihaknya kini tengah mendalami kemungkinan adanya paket pembangunan ataupun peningkatan infrastruktur jalan yang tidak sesuai.

"Ini kami sedang memelototi paket-paket ini, sekarang kan lelang sudah selesai," kata Adlinsyah kepada www.medan-tribunnews.com, Kamis (28/9/2017).

Lelaki yang akrab disapa Choky ini menambahkan, setelah membenahi sistem, pihaknya berlanjut ke pemantauan berbagai sektor pelayanan publik. Termasuk bidang kesehatan dan infrastruktur jalan.

Baca: Kasihan, Bocah Korban Tabrak Lari Ini Luka Parah, Kini Dirawat di RS Sari Mutiara

Baca: Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, Karyawan PTPN IV Bisa Ajukan Uang Muka Rumah

Baca: Tiongkok Pinjamkan Sepasang Giant Panda pada Indonesia, Ini Tujuannya

"Kita sudah masuk ke sistem, saat ini kita tinggal melihat bagaimana pelaksanaannya," kata Choky.

Beberapa waktu lalu, Anggota DPRD Sumut dari Daerah Pemilihan Kota Medan Brilian Moktar, menyebut banyak pengerjaan infrastruktur jalan yang amburadul di Kota Medan.

Kata Brilian, pengerjaan jalan yang amburadul itu di antaranya di Jalan Krakatau, Simpang Pinang Baris Jalan TB Simatupang dan Jalan Sumarsono.

"Timbul pertanyaan dalam diri saya, insinyur mana yang dipakai untuk pembangunan jalan ini. Kasihan masyarakat yang menggunakan jalan itu," ujar Brilian melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/9/2017).

Atas kondisi ini, Brilian mendesak Pemko Medan, Pemprov Sumut serta pemerintah pusat untuk terjun langsung ke lapangan melihat kondisi yang ada.

Bila dibiarkan, kata Brilian, maka masyarakat akan menjadi korban. Sebab, jalan amburadul ini dianggap sangat membahayakan para pengendara yang melintas.

Di samping itu, politisi PDI Perjuangan ini juga meminta pemerintah melebarkan sejumlah jalan di Kota Medan. Sebab, kondisi jalan saat ini banyak yang sudah tidak layak dan sebanding dengan jumlah kendaraan.

"Hal ini sangat membahayakan pengguna jalan. Saya harap sebagai anggota DPRD Sumut agar pemerintah pusat, Pemprov Sumut dan Pemko Medan memperhatikan kondisi jalan yang ada. Karena setiap hujan selalu terjadi kemacetan dan banjir," pungkasnya.
(nan/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved