Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Menang, Hakim Cepi Jadi Sorotan, Ternyata Pernah Tangani Kasus Hary Tanoe

ICW mengungkap ada sejumlah kejanggalan yang dilakukan Hakim Cepi selama praperadilan berjalan.

Setya Novanto Menang, Hakim Cepi Jadi Sorotan, Ternyata Pernah Tangani Kasus Hary Tanoe
ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO A
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi membawa poster bergambar Ketua DPR Setya Novanto ketika melakukan aksi di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9/2017). Mereka mendesak KPK untuk menahan Setya Novanto yang diduga terlibat dalam kasus megaproyek KTP-elektronik. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Hakim tunggal Cepi Iskandar menyatakan penetapan tersangka Setya Novanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak sah.

Cepi menerima sebagian gugatan yang diajukan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tersebut.

Putusan itu dibacakan dalam sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2017).

Baca: Lawan Setnov di Prapradilan Hari Ini, Ini Banyaknya Bukti Dokumen yang Dibawa KPK

Baca: Dulunya Pemandian Orang Belanda, Indahnya Pemandian Alam Sweembath

Baca: Penalti Persibat Batang Buyarkan Impian Ayam Kinantan, PSMS: Kami Dicurangi Wasit

Baca: Setnov Luar Biasa, Menang di Praperadilan, Hakim Batalkan Status Tersangka dari KPK

"Menyatakan penetapan pemohon Setya Novanto sebagai tersangka dinyatakan tidak sah," ujar Cepi.

Cepi Iskandar saat ini memiliki jabatan sebagai Hakim Madya Utama.

Sejak Agustus 2016, pria kelahiran 15 Desember 1959 itu mendapat sertifikasi sebagai hakim tindak pidana korupsi.

Halaman
1234
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved