TribunMedan/

Ratusan Pelajar Katolik Tingkat SMA/SMK di Sidikalang Rayakan Bulan Kitab Suci Nasional

Tema yang digaungkan dalam perayaan kali ini yaitu "Berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan”.

Ratusan Pelajar Katolik Tingkat SMA/SMK di Sidikalang Rayakan Bulan Kitab Suci Nasional
Tribun Medan/Abdi Tumanggor
Ratusan pelajar Katolik setingkat SMA/SMK mengikuti perayaan Bulan Kitab Suci Nasional di Aulia Paroki Sidikalang, Kabupaten Dairi, Minggu (1/10/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sekitar 700 pelajar Katolik tingkat SMA/SMK se-Paroki Sidikalang memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) di Aula Gereja Katolik Paroki Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Sabtu (30/9/2017) hingga Minggu (01/10/2017).

Bulan September telah ditetapkan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sebagai Bulan Kitab Suci Nasional.

Umat kristiani khususnya para anak-anak muda diajak untuk memberikan perhatian secara khusus pada Kitab Suci, lewat membaca, merenungkan, dan mengamalkan isi Kitab Suci.

Pastor Gereja Katolik Paroki Sidikalang, Pastor Matias Mangapul Simarmata O.Carm.
Pastor Gereja Katolik Paroki Sidikalang, Pastor Matias Mangapul Simarmata O.Carm. (Tribun Medan/Abdi Tumanggor)

Tema yang digaungkan dalam perayaan kali ini yaitu "Berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan”.

Dengan itu, anak-anak muda diharapkan semakin menyadari bahwa Kitab Suci merupakan sumber iman tertinggi bagi umat kristiani.

Baca: ISKA dan PMKRI Temui Wali Kota, Ini yang Dibicarakan

“Bicara tentang pencobaan terhadap anak-anak muda rasanya tak akan pernah berakhir, karena selalu ada hal baru yang perlu mendapat perhatian," ujar Ketua Panitia Bernandus Munthe.

Guru Agama Katolik SMA Negeri 1 Sidikalang ini mencontohkan, era sekarang ini menjadi trending topic anak-anak muda di media sosial, seperti kehilangan akal sehat akibat mengkonsumsi pil PCC, Narkoba, dan permasalahan lainnya.

Bulan Kitab Suci Nasional
(Tribun Medan/Abdi Tumanggor)

Kekhawatiran pun membayang-bayangi para orang tua, kelak bagaimana anak-anak muda ini mengarungi gencarnya terpaan pencobaan di zaman ini.

"Zaman boleh maju, tapi sikap dan perbuatan anak-anak tidak boleh menyimpang menjadi perbuatan yang tidak baik," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Abdi Tumanggor
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help