TribunMedan/

Punya Dua Alat Bukti, Tapi Kejaksaan Belum Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa

Hingga saat ini Kepala Desa Percut, Khairil Anwar dan perangkatnya masih berstatus saksi.

Punya Dua Alat Bukti, Tapi Kejaksaan Belum Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Dana Desa
tribun medan/indra gunawan
Tim Kejaksaan Negeri Deliserdang memeriksa segala macam berkas di kantor Desa Percut saat dilakukan penggeledahan Senin, (25/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Hingga saat ini Kejaksaan Negeri Deliserdang belum juga menetapkan tersangka atas kasus dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-Des) tahun 2016. Anggaran ini bersumber dari Dana Desa (DD) dan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk Desa Percut Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Hingga saat ini Kepala Desa Percut, Khairil Anwar dan perangkatnya masih berstatus saksi.

Kepala Kejaksaan Negeri Deliserdang, Asep Maryono mengatakan hingga kini mereka masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

Baca: HATI-HATI! Kejaksaan Serius Soroti Penggunaan Anggaran Dana Desa

Saat ditemui di acara temu pisah Kapolres Deliserdang di halaman Mapolres, Asep mengaku lupa sudah berapa orang yang sudah diperiksa atas kasus ini.

"Lupalah saya udah berapa orang yang sudah kita periksa, ada datanya itu di kantor. Tenang lah dulu, sabar dulu dalam waktu dekat akan kita rilis (paparkan),"ujar Asep Maryono Selasa, (3/10/2017).

Ia mengakui kalau sebenarnya saat ini pihaknya sudah mempunyai dua alat bukti kuat untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini. Namun demikian ia belum mau berbicara banyak mengapa hingga kini belum juga ada tersangkanya.

Baca: Bupati Tidak Boleh Campuri Dana Desa, Itu Kata Irjen Kemendes

"Nantilah, dalam waktu dekat ini adalah tersangkanya. Alat buktinya sudah ada dua. Sabar dululah, saya belum bisa banyak untuk sebutkan di sini, Kalau kerugian negara kita berkeyakinan sudah ada, tapi sabar dulu lah kalian,"kata Asep.

Pada 25 September lalu Kejaksaan Negeri Deliserdang pun sudah melakukan penggeledahan kantor Desa Percut.

Penggeledahan dilakukan selama lima jam penuh. Saat itu ada sejumlah dokumen yang dibawa oleh pihak Kejaksaan.(*)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help