Dua Bandar Sabu Serang Polisi dengan Belati dan Senjata Api, Ini yang Terjadi

Ganda mengatakan, keduanya ditangkap pada Selasa (3/10/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Penangkapan ini dipimpin oleh Kanit Idik II Satres Narkoba

Tayang:
Tribun Medan/Array
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih (tengah) bersama Kanit Idik I, AKP Eliakim Sembiring (baju kotak-kotak) saat memperlihatkan barang bukti sabu yang diperoleh dari dua bandar asal Aceh, Rabu (4/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Hampir setahun belakangan ini, sudah banyak bandar sabu yang ditembak mati aparat BNN dan kepolisian.

Namun, meski tindakan tegas itu kerap dilakukan, masih saja ada bandar yang nekat memasok sabu ke Sumatera Utara.

Teranyar, dua bandar sabu asal Aceh berinisial NS (35) dan B (40) mati ditembak petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan. Kedua bandar sabu ini sempat melawan dengan senjata api jenis revolver dan belati.

Baca: LAGI TREN! Polisi Paparan di Depan Kamar Mayat

"Keduanya lebih dulu kami tangkap saat berada di Jalan Besar Tembung. Dari penangkapan awal, kami sita dua bungkus sabu seberat dua kilogram," kata Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih, Rabu (4/10/2017).

Ganda mengatakan, keduanya ditangkap pada Selasa (3/10/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Penangkapan ini dipimpin oleh Kanit Idik II Satres Narkoba, AKP Eliakim Sembiring.

"Setelah menangkap kedua tersangka, kami mencoba melakukan pengembangan ke satu tempat yang katanya merupakan gudang. Kedua tersangka sempat mengaku bahwa gudangnya ada di kawasan Simpang Pemda, Medan Selayang," ungkap Ganda.

Baca: ASTAGA! 45 Pegawai Lapas dan Rutan Terbukti Pakai Narkoba, Ini yang Akan Dilakukan Kakanwil

Namun, sambung Ganda, ketika tiba di dalam gudang tersebut, tiba-tiba saja tersangka berlari ke arah satu ruangan yang ada di gudang. Di sana, para tersangka mengambil senjata api jenis revolver.

"Senjata api jenis revolver ini sudah dipersiapkan oleh kedua tersangka. Ketika ada penangkapan, maka petugas akan digiring ke sana," ungkap Ganda.

Beruntungnya, petugas yang menangkap para tersangka ini bergerak cepat. Polisi bisa melumpuhkan keduanya, sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved