TribunMedan/

INNALILLAHI! Bupati Serdangbedagai Berduka

Saat disalatkan, Soekirman mengambil posisi paling depan dan menjadi Imam. Kedua bola matanya berkaca-kaca

INNALILLAHI! Bupati Serdangbedagai Berduka
tribun medan/indra gunawan sipahutar
Bupati Serdangbedagai, Soekirman menjadi imam ketika mensalatkan jenazah orangtua angkatnya, Rabu, (4/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM- Bupati Serdangbedagai, Soekirman tengah berduka. Ibu angkatnya, Hj Sanikem meninggal dunia di usia 94 tahun,Rabu, (4/10/2017).

Almarhumah disemayamkan di rumah duka di Jalan Lintas Sumatera Desa Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Baca: 6 Tahun di Singapura, Kaesang Ternyata Pernah Telat Dikirimi Uang Saku oleh Jokowi

Baca: PATUT Diacungi Jempol! Polisi Ini Tak Gengsi, Mencangkul Jalan Rusak demi Kelancaran Lalu-lintas

Baca: Nafa Urbach Ngamuk di Instagram, Netizen Ramai-Ramai Sebut Nama Nikita Mirzani

Adik ipar Soekirman, Herlianto yang juga merupakan Kepala Desa Pagar Jati mengatakan, almarhumah meninggal dunia sekira pukul 04.00 WIB.

"Istri saya dan abang (Soekirman) ya dibesarkan di rumah ini. Kecil-kecilnya ya di sini dan dibesarkan di sini. Jam sebelas malam masih ada, pas saya mau tahajud saya lihat masih miring posisi tidurnya. Itulah pas mau sholat subuh saya lihat dan saya pegang udah dingin kakinya, di situlah udah gak ada. Kalau ibu kandung (mertuanya kandungnya) udah lama jugalah ninggal. Almarhumah ini kakak mamak kandungnya,"ujar Herlianto.

Ratusan pegawai baik pejabat dan staf di lingkungan Pemkab Serdangbedagai tampak berdatangan untuk bertakjiah. Sebagian dari mereka ditambah oleh warga setempat ikut mensalatkan almarhum.

Pada saat disalatkan, Soekirman pun mengambil posisi paling depan dan menjadi Imam. Kedua bola matanya pun tampak berkaca-kaca ketika keranda diangkat dan hendak di makamkan ke pemakaman muslim Desa Pagar Jati.

Baca: Lewat Facebook, Ust Arifin Ilham Umumkan Istri Ketiganya, Janda Muda Dua Anak

Ketika itu Soekirman pun tampak ikut berjalan kaki menuju pemakaman.

" Ibu saya ini pekerja keras dan dia yang memotivasi anak-anaknya. Saya kecil bersamanya. Sakitnya gak ada, memang sudah tua. Memang sih seminggu ini lemas dia karena sudah gak mau makan,"kata Soekirman. (dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help