Liga 2
Suporter Belum Puas, PSMS Medan Nyaris Tersingkir, Tapi Djadjang Nurjaman Tanggapi Begini
Para suporter tim Ayam Kinantan tampak kecewa dengan Djanur semenjak menukangi PSMS Medan.
Penulis: Ilham Fazrir Harahap | Editor: Salomo Tarigan
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ilham Fazrir Harahap
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Djadjang Nurjaman sempat diteriaki untuk mundur dari kursi Pelatihan PSMS saat bentrok Persibat Batang di Stadion Teladan, Selasa (3/10/2017) kemarin.
Para suporter tim Ayam Kinantan tampak kecewa dengan Djanur semenjak menukangi PSMS.Sejatinya tim asuhan Djadjang Nurjaman ini nyaris tersingkir.
Baca: TERIMA KASIH! Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman: Soal Hitung-hitungan Nanti Kami Bahas Lagi
Baca: Wow, Jika Pelanggan Enggak Puas, di Kedai Makanan Ini Boleh Diskon, Bahkan Gratis
Baca: Gas Elpiji Ukuran 3 Kg Langka, Tapi Pertamina Malah Bilang, Tak Ada Masalah Pendistribusian
Mereka sempat ditahan imbang Persibat 1-1. Bahkan saat skor imbang 1-1, suporter PSMS sempat emosi melihat tim kebanggaannya nyaris tersingkir.
Alhasil para suporter PSMS meluapkan emosinya kepada Sang Juru Taktik, Djanur. Dari tribun penonton sebelah utara yang didominasi oleh SMeCK Hooligan meneriaki Djanur keluar.
Begitu juga teriakan Djanur keluar terdengar dari tribun selatan yang diisi oleh kelompok suporter Kampak FC dan PSMS Fans Klub.
Menanggapi kritikan suporter, Djanur menilai hal yang biasa ia hadapi. Ia terima kritikan dari para suporter. Namun ia hanya meminta doa dan dukungan agar tetap mempunyai asa lolos ke babak delapan besar.
Baca: TEREKAM CCTV: Pencuri Gasak Honda Megapro di Kejari Siantar
Baca: Salut! Jarang Ada Polisi seperti Ini, Pegang Pacul Perbaiki Jalan Rusak
"Saya terima ekspetasi mereka ingin PSMS lebih ditangan saya. Memang saya ke sini tidak bisa berbuat banyak, karena perang sudah dimulai. Tapi dengan waktu yang singkat dan materi pemain yang ada akan saya maksimalkan," ujarnya, Rabu (4/10/2017).
Djanur akui memang sejak menukangi PSMS ia tak bisa berbuat banyak. Pasalnya ia mulai menangani PSMS saat sudah memasuki babak 16 besar. Sehingga ia pun harus siap menerima kritikan dari suporter.
"Saya legowo saja, kami minta doa dan dukungannya agar kami bisa lolos. Meskipun peluang berat tapi setidaknya masih ada," pungkasnya.(lam/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/djajang_20171004_150418.jpg)