TribunMedan/

Gubernur Tolak Pengadaan Mobil Dinas, Wali Kota Siantar Jawab Begini

Gubernur Sumut, T Erry Nuradi menolak pengadaan mobil dinas yang dianggarkan sebesar Rp 300 juta dan sepeda motor

Gubernur Tolak Pengadaan Mobil Dinas, Wali Kota Siantar Jawab Begini
Tribun Medan/Royandi Hutasoit
Mobil dinas yang dibeli Pemerintah Kota Pematangsiantar baru-baru ini terparkir di pelataran parkir Balai Kota, Selasa (8/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Gubernur Sumatera Utara mengevaluasi Rancangan Peraturan Daerah Kota Pematangsiantar tentang Perubahan APBD 2017 dan Rancangan Peraturan Wali Kota.

Evaluasi ini tertuang dalam salinan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/522/KPTS/2017 yang diterima tribun-medan, Jumat (6/10/

Gubernur Sumut, T Erry Nuradi secara tegas menolak pengadaan mobil dinas yang dianggarkan sebesar Rp 300 juta dan sepeda motor senilai Rp101 juta bersumber dari P-APBD 2017 Pemerintah Kota Siantar.

Baca: MENGERIKAN! Lagi Main Paralayang, Parasut Anggota DPRD Terlilit dan Jatuh Terhempas

Baca: Perampok SPBU Binjai Diduga Pakai Plat Palsu, Ini Kata Kapolres soal Tembak Mati

Adapun pengadaan anggaran ini diperuntukkan bagi kegiatan pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Siantar, melalui surat Keputusan Gubernur nomor 188.84/522/KPTS/2017.

"Kegiatan tersebut agar dihapus dan dialihkan ke kegiatan yang lebih urgent demi kepentingan masyarakat luas. Agar memprioritaskan alokasi belanja modal pada APBD untuk pembnagunan dan pengembangan sarana dan prasarana yang terkait langsung dengan peningkatan pelayanan dasar pada masyarakat," isi evalusi Gubernur Sumut.

Menanggapi evaluasi Gubernur Sumut itu, Wali Kota Siantar, Hefriansyah dalam nota jawabannya malah menjawab mengalihkan pengadaan mobil senilai Rp 300 juta untuk peralatan gedung kantor dan mebeleur berjumlah Rp 158.047.950.

Baca: Pernikahan Putri Presiden Jokowi dengan Anak Medan, Puluhan Polwan Cantik Dikerahkan, Ini Tujuannya

Dengan rincian, Tiga Unit Laptop (@ Rp 13.500.000) dengan total Rp 40.500.000, Tiga Unit Komputer PC (@ Rp 13.498.650) dengan total Rp 40.495.950, Dua Unit Printer (@ Rp. 2.126.000) dengan total Rp 4.252.000, Empat Unit Filling Kabinet (@ Rp 5.250.000) dengan total Rp 21.000.000, Satu Unit Meja Biro (@ Rp 7.800.000), Dua Unit Kursi Tinggi Kulit (@ Rp 5.900.000) dengan total Rp 11.800.000, Satu Unit Kursi Airport 4 tempat duduk (@ Rp 3.600.000) dengan total Rp 14.400.000, 20 Kursi Rapat (@ Rp 890.000) dengan Total Rp 17.800.000.

"Sementara itu, sisa dana pengadaan mobil senilai Rp 141.952.050, menurut Pemko Siantar, dialihkan untuk pengadaan tanah yang diperuntukkan khalayak umum," jawab Hefriansyah.

"Pengadaan kendaraan bermotor roda dua sebesar Rp 101.600.00 masih tetap dianggarkan mengingat pengadaan kendaraan dinas ini sangat diperlukan untuk menunjang aktivitas pekerjaan yang semakin intensif sehingga sangat dibutuhkan guna kelancaran tugas-tugas," pungkasnya.
(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help