TribunMedan/

Eggi Sudjana Kembali Dilaporkan ke Polisi Dugaan SARA, Kali ini dari Aliansi Advokat Nasionalis

Eggi Sudjana kembali dilaporkan ke Polisi. Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Eggi Sudjana Kembali Dilaporkan ke Polisi Dugaan SARA, Kali ini dari Aliansi Advokat Nasionalis
anekainfounik.net
Pertemuan Eggi Sudjana dan Habib Rizieq di Arafah. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Eggi Sudjana kembali dilaporkan ke Polisi.

Pelaporan kedua Eggi ini dari Aliansi Advokat Nasionalis, karena diduga menyebarkan ujaran kebencian.

Laporan tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Kamis (5/10/2017) malam.

Melalui keterangan tertulis pelapor, Johannes L Tobing yang dilansir dari Kompas.com, mengatakan bahwa Eggi menyampaikan pendapat mengenai agama tertentu yang bertentangan dengan Pancasila dalam sidang di Mahkamah Konstitusi.

Menurut Johannes, pernyataan Eggi sudah tersebar dalam bentuk video dan viral di media sosial.

Pernyataan Eggi yang menilai agama tertentu tidak sesuai Pancasila dinilai dapat memicu perpecahan.

"Dalam hal ini sangat berbahaya diucapkan seorang tokoh yang tentu diamini oleh jutaan orang yang menganggap itu sebuah kebenaran," ucap Johannes.

Laporan tersebut diterima polisi dengan nomor laporan LP/4822/X/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 5 Oktober 2017.

Dalam laporan itu, polisi menyertakan Pasal 28 ayat (2) jo 45 A ayat (2) UU No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Johanes menganggap pernyataan Eggi perihal agama Kristen tidak sesuai nilai Pancasila berpotensi menimbulkan perpecahan antarumat beragama dan mengganggu NKRI.

Meskipun pernyataan Eggi seusai menjadi saksi sidang uji materi soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang soal organisasi masyarakat di Mahkamah Konstitusi (MK), namun Johanes menuturkan rekaman video tersebar kepada publik.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help