TribunMedan/
Home »

Sport

» Basket

Siswi SMP YPSA Gemar Menembak, Ini Alasannya

Ia menuturkan melakukan kegiatan menembak dengan senjata jenis air pistol untuk latihan.

Siswi SMP YPSA Gemar Menembak, Ini Alasannya
IST
Kevin Aditya dan Vebrina Nurgraha Utama (kiri) didampingi Kepala SMA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Rudi Sumarto 

Laporan wartawan Tribun Medan, Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Setiap orang memiliki hobby maupun karakteristik yg berbeda beda.

Namun tidak sedikit pula hobi yang biasa digeluti para pria juga dilakoni oleh wanita, seperti halnya kegiatan menembak bagi anak muda millennial dari kalangan pelajar ini.

Biasanya yang memiliki hobby menembak memiliki jiwa military life style. Mulai dari lahir dari lingkungan military atau bercita-cita menjadi polisi.

Hal itu pula yang terjadi pada Vebrina Nurgraha Utama, kelas 12 IPA Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA), atlet menembak ini diperkenalkan orangtuanya kegiatan menembak karena lahir dari keluarga tentara.

Baca: Pelatih Thailand: Timnas U-19 Indonesia Bukan Cuma Egy Maulana Vikri

"Dikenali kegiatan menembak karena ayah memiliki keluarga tentara. Awalnya dikenali kegiatan menembak untuk pengenalan saja agar tidak canggung dan ada pengetahuan military karena banyak keluarga dari military. Namun setelag dijalani akhirnya suka dan menggeluti kegiatan tersebut sebagai hobi," kata siswa yang menjuarai kejuaran di Pekan Olahraga Kota (Porkot) 2017 dalam kategori menembak (wanita) juara 3.

Ia menuturkan melakukan kegiatan menembak dengan senjata jenis air pistol untuk latihan. Ia latihan di area menembak Perbakin, minimal dua kali seminggu, khususnya untuk persiapan lomba bisa lebih dari tiga kali.

"Banyak belajar dari komunitas menembak di Perbakin, di sana saling sharing soal menembak sasaran, teknik, hingga sharing senjata dan jenis-jenisnya. Ya banyak pengetahuan tentang military walaupun tidak terjun langsung di military," katanya.

Berbeda dengan Shiva, yang menggeluti kegitan menembak karena memiliki cita-cita sebagai polisi wanita.

"Sejak kecil sudah suka dengan film perang, melihat kegiatan polisi, dan suka latihan fisik yang dilakukan di kepolisian. Oleh sebab itu, begitu tahu ada tempat latihan menembak, saya belajar menembak dan mengikuti beberapa kompetisi menembak," katanya.

Ia menuturkan dengan hobi menembak ini mendapatkan kepercayaan diri dan disegani oleh teman-teman.

"Sebenarnya saya orangnya tidak terlalu tomboy, tapi karena hobi ini banyak yang suka bilang kalau hobi saya terlalu maskulin. Begitu saya ajak teman cewek, banyak yang jadi ketagihan belajar dan latihan. Ternyata cowok atau cewek bisa jadi atlet menembak, tanpa harus mengubah jati dirinya," tambahnya.(*)

Penulis: Silfa Humairah
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help