TribunMedan/

Tribun Family Card

Didirikan Orang Belanda Tahun 1936 di Tengah Kota, Ini Jumlah Satwa di Taman Hewan Siantar

Keberadaan dan kondisi Taman Hewan Pematangsiantar (THPS) saat ini menjadi salah satu destinasi wisata asri, nyaman, mendidik dan terjangkau

Didirikan Orang Belanda Tahun 1936 di Tengah Kota, Ini Jumlah Satwa di Taman Hewan Siantar
Tribun Medan/Dedy
Pengunjung melihat Zebra di Taman Hewan Pematangsiantar 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Keberadaan dan kondisi Taman Hewan Pematangsiantar (THPS) saat ini menjadi salah satu destinasi wisata asri, nyaman, mendidik dan terjangkau. Dan saat ini menjadi salah satu ikon kota selain Becak Motor Birmingham Small Armys (BSA) atau dikenal Becak Siantar Asli.

THPS yang memiliki popularitas ratusan satwa terbaik di Sumatera yang hidup terawat di tengah pepohonan besar dan langka, serta taman-taman bunga yang terawat indah. THPS berada di jantung kota, tepatnya berada di antara di Jalan Gunung Simanuk-manuk dan MH Sitorus, Siantar Barat.

GM THPS, Khoiruddin melalui Marketing Purhanto menjelaskan bahwa bahwa taman hewan ini dibuka pertama kali tanggal 27 November 1936. Taman hewan ini merupakab yang tertua nomor 4 di Indonesia setelah Surabaya, Bukit Tinggi, dan Bandung.

Baca: Aneka Satwa Taman Hewan Siantar Jadi Primadona kala Akhir Pekan

Lanjut Purhanto menjelaskan, 1 September 1996 THPS dikelola pihak swasta PT. Unitwin Indonesia selama 30 tahun yang dipimpin Rahmad Shah, yang dikenal putra Simalungun serta pengusaha nasional yang juga bergerak di bidang pecinta lingkungan hidup.

"Taman Hewan Pematangsiantar didirikan oleh orang Belanda, Dr Coonrad. Dibuka pertama kali 27 Novembet 1936, tertua keempat di Indonesia. Tahun 2010 pernah menjadi Kebun Binatang Teladan di Indonesia," ujarnya

"Dengan luas 4,5 hektare THPS mengoleksi lebih kurang 240 spesies/jenis satwa dengan jumlah total lebih kurang 900 ekor (belum dihitung pisces), terdiri atas 54% aves/unggas, 28% mamalia, 13% reptilia, 5% pisces/ikan, dan beberapa jenis amfibia yang berasal dari dalam dan luar negeri," jelasnya.

Baca: Manjakan Pengunjung, Taman Hewan Siantar Datangkan Tapir dan Tambah Fasilitas Bermain

Pengunjung, dr Fanny ketika diwawancarai mengatakan suasana THPS sejuk dan nyaman. Dia datang bersama suami dan anaknya sembari mengedukasi anak lelakinya untuk berinteraksi dan mengenal aneka satwa dan flora yang ada.

"Hewan-hewannya bagus semua dan terawat baik. Yang paling berkesan itu melihat koleksi macan, harimau dan singa nya banyak. Selain itu sambil berwisata bisa sekaligus memberikan edukasi kepada anak kita," ujarnya usai berfoto bersama ular piton.(*)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help