TribunMedan/

BONGKAR! Puluhan Papan Reklame Langgar Aturan, Satpol PP akan Tertibkan

Pada tahap pertama tercatat ada 54 tiang papan reklame yang bakal ditertibkan petugas.

BONGKAR! Puluhan Papan Reklame Langgar Aturan, Satpol PP akan Tertibkan
Tribun Medan / Array
Petugas Satpol PP merubuhkan papan reklame (Tribun Medan / Array) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM - SIANTAR - Tim gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pematangsiantar, akan melakukan penertiban terhadap puluhan tiang dan papan reklame, yang melanggar Permen PU nomor 20/PRT/M/2010.

Pada tahap pertama tercatat ada 54 tiang papan reklame yang berdiri di berbagai lokasi di Kota Pematangsiantar, yang bakal ditertibkan petugas.

Penertiban sesuai hasil rapat koordinasi Satpol PP, pihak Badan Keuangan Daerah (BKD), pihak Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) serta pihak Dinas Perhubungan (Dishub), yang digelar di kantor Satpol PP, Jalan Merdeka, Rabu (11/10/2017).

Baca: HEBOH! Muncikari Medan Jual Wanita Belia via Handphone, 4 Hotel Ini Jadi Pilihan Kencan

Baca: Tiga Hari Lagi! Kesempatan Dapat Rumah, Cukup Beli Tiket Rp 20 Ribu

"Tadi sudah dirapatkan. Hasilnya koordinasi tadi dalam rangka penertiban tiang/papan reklame yang melanggar peraturan menteri pekerjaan umum nomor 20/PRT/M/2010 tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian-Bagian Jalan. Serta Peraturan Walikota (Perwa) nomor 19 tahun 2014 tentang Ijin Reklame," kata Kepala Satpol PP, Robert Samosir.

"Sesuai hasil rapat kita akan melakukan penertiban dan pembongkaran tiang/papan reklame yang ada di beberapa ruas jalan di Kota Pematangsiantar. Untuk tahap pertama, kita akan membongkar atau menertibkan 54 tiang/papan reklame yang menyalahi," ungkapnya.

Kata Robert, sebelum ditindak paksa pembongkaran, pihak Satpol mengimbau para pemilik tiang dan papan reklame segera membongkar sendiri. Pihaknya memberikan tenggat waktu 21 hari.

"Apabila izinnya sudah berakhir tapi pajaknya sudah dibayarkan dan masa berlaku pajaknya belum berakhir, maka Satpol PP akan memberikan waktu sampai masa pajaknya berakhir, dengan harapan agar instansi terkait penagihan pajak tidak memperpanjangnya lagi," sambung Robert(dyk/tribun-medan.com)

Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help