TribunMedan/

Anda Pengemar Korea? Pingin Tahu Bahasa, Tren Fasyen dan Filmnya, Sharing dengan Komunitas Ini, yuk

Ya, pertemuan minimal sebulan 2 kali lah. Tali kalau sedang persiapan acara biasa rutin setiap hari jelang Festival Korean terutama

Anda Pengemar Korea? Pingin Tahu Bahasa, Tren Fasyen dan Filmnya, Sharing dengan Komunitas Ini, yuk
handover
Anggota Korean Cultural Center Medan (KCCM) mengenakan kostum anime memeriahkan acara 

Laporan wartawan Tribun Medan/Silfa Humairah

TRIBUN-MEDAN.COM- Anda barang kali tertarik, ingin menjadi anggota Korean Cultural Center Medan (KCCM) ? Kesempatannya,sangat terbuka. Karena tidak ada kiteria khusus menjadi anggota, melainkan minat dan konsekuensinya untuk berpartisipasi untuk KCCM.

"Ya menjadi anggota tidak ada syarat khusus, yang penting ia tertarik dan menggemari budaya Korea dan memiliki keingintahuan yang besar terhadap budaya Korea dan mau berperan untuk menyosialisasikannya. Ya baik itu ketertarikan di  bidang film, musik, bahasa, fashion dan lain-lain, bisa menjadi anggota," kata Nurul, pembina KCCM.

Baca: Aktor Malaysia Ini Menangis, Memohon agar Hakim Kurangi Hukumannya, Jaksa Tuntut Penjara 14 Tahun

Baca: Alat Sadap Kejaksaan Kini Canggih, tak Kalah dengan KPK

Baca: Mita The Virgin Sebut Profesi DJ Wanita Sering Dianggap Sepele, Ini yang Dilakukannya

Ia menuturkan banyak hal yang di sharing di dalam komunitas ini. Mulai dari sharing film terbaru dan pemain film aktris atau aktor yang keren hingga lagu baru yang sedang hits dan fashion Korea yang sedang booming. Ada juga sharing atau belajar bersama bahasa Korea, budaya Korea, hingga tempat-tempat menarik di Korea.

"Ya, pertemuan minimal sebulan 2 kali lah. Tali kalau sedang persiapan acara biasa rutin setiap hari jelang Festival Korean terutama," katanya

Disinggung awal mula komunitas ini bertemu, Nurul Fatharani, pembina KCCM mengatakan, karena rasa ketertarikan terhadap film Korea yang sedang hit pada 2010. Banyak chanel televisi ada film Korea, biasanya setiap sore menjadi acara yang paling ditunggu.

Kemudian lagu dan musiknya yang bewarna dan penyanyi yang stylist juga menjadi alasan ia dan temannya membuat perkumpulan, yang kemudian berkembang menjadi komunitas KCCM.

Halaman
12
Penulis: Silfa Humairah
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help