TribunMedan/

Rugikan Negara Rp 115 Juta, Ini Tuntutan Jaksa terhadap Terdakwa Korupsi Alkes Oxygen

Kanin menjelaskan, terdakwa Darwin Lubis dan Efendi Sugara masing-masing dituntut 2 tahun penjara denda Rp 50 juta

Rugikan Negara Rp 115 Juta, Ini Tuntutan Jaksa terhadap Terdakwa Korupsi Alkes Oxygen
tribun medan/mustaqim
Tiga terdakwa korupsi pengadaan Oxygen Central di RSUD Kumpulan Pane Tebingtinggi mendengarkan tuntutan JPU di Ruang Cakra V Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (12/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga terdakwa korupsi pengadaan alat kesehatan (alkes) Oxygen Central di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kumpulan Pane, Tebingtinggi menjalani sidang tuntutan di Ruang Cakra V Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (12/10/2017).

Jaksa Penuntut Umum, Kanin menyebutkan ketiga terdakwa yaitu Sekretaris RSUD Kumpulan Pane, Darwin Lubus selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Direktur CV Arkah Mandiri M Yasin selaku rekanan bersama Fendi Sugara.

"Masing-masing terdakwa melanggar Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," sebut Kanin.

Kanin menjelaskan atas perbuatannya terdakwa Darwin Lubis dan Efendi Sugara masing-masing dituntut 2 tahun penjara denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Terdakwa M Yasin dituntut 2 tahun 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Selain itu, terdakwa M Yasin juga diwajibkan membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 115 juta atau 15 bulan kurungan," jelasnya.

Adapun pagu anggaran dalam pengadaan Oxygen Central di RSUD Kumpulan Pane, Tebingtinggi ditampung pada APBD Tahun Anggaran 2015 senilai Rp 1,2 miliar.(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help