TribunMedan/

Survei Indikator: Rizieq Shihab Ungguli Yusril Ihza Mahendra dan Tito Karnavian

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin MT mengatakan, survei itu dilakukan dengan memberikan daftar nama kepada responden.

Survei Indikator: Rizieq Shihab Ungguli Yusril Ihza Mahendra dan Tito Karnavian
(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Rizieq diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA-Lembaga survei Indikator Politik Indonesia melakukan simulasi pemilu presiden jika dilakukan sekarang.

Hasilnya, Joko Widodo dan Prabowo Subianto menjadi kandidat terkuat dengan nilai 47,3 persen dan 19 persen. Suara keduanya meninggalkan jauh kandidat lainnya yang disebutkan para responden.

Menariknya, ada nama imam besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab, yang turut dipilih responden sebagai calon presiden Indonesia 2019-2024.

Ia memperoleh suara 0,5 persen, mengalahkan beberapa nama tenar di dunia politik seperti Khofifah Indar Parawansa (0,4 persen), Wiranto, Yusril Ihza Mahendra, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan 0,2 persen, hingga Hidayat Nur Wahid, Zulkifli Hasan, Sohibul Iman, serta Said Aqil Siradj yang hanya memperoleh 0,1 suara.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin MT mengatakan, survei itu dilakukan dengan memberikan daftar nama kepada responden.

"Kami menyodorkan beberapa nama yang representatif untuk dipilih responden. Karena dengan memberikan daftar nama, tinggal 13,4 persen responden yang tidak mau menjawab. Jika ditanyai tanpa diberikan daftar nama, ada 47,4 persen responden yang tidak menjawab," jelas Burhanuddin di Kantor Indikator, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (11/10/2017).

Burhanuddin mengatakan, semakin dekat Pilpres, akan semakin banyak responden yang memberitahukan pilihan politiknya.

"Karena semakin dekat Pilpres, akan semakin besar kepastian yang terlihat," ucapnya.

Keluhan Ekonomi 

Hasil survei lembaga kajian KedaiKOPI menyatakan mayoritas masyarakat puas atas tiga tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo alias Jokowi namun masih mengeluhkan masalah ekonomi.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan dalam bentuk wawancara tatap muka terhadap 800 responden di delapan kota pada 8-27 September 2017 dengan margin of error +/-3,5 persen, diketahui 55,7 persen responden puas atas pemerintahan Jokowi.

Halaman
123
Editor: Liston Damanik
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help