TribunMedan/

Wartawan Dapat SMS Gelap, Kepsek MTs Negeri Lubukpakam Bilang Begini

Diberitakan, pihak sekolah memyngut uang Rp 85 ribu per orang, bagi siswa yang ikut Olimpiade Sains di USU.

Wartawan Dapat SMS Gelap, Kepsek MTs Negeri Lubukpakam Bilang Begini
Sekolah  MTs Negeri Lubukpakam  (Indra Gunawan Sipahutar) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Fani Ardana (34) wartawan media cetak yang memberitakan soal adanya pungutan di sekolah MTs Negeri Lubukpakam Kabupaten Deliserdang mendapat sms gelap dari nomor ponsel yang tidak dikenal Kamis, (12/10/2017).

Belum diketahui secara pasti siapa orang yang mengirimkan sms ke nomor ponselnya itu.

" Ada tiga kali sms masuk ke handponeku. Nomor yang mengirimkan sms 085311798491,"ujar Fani Ardana.

Berdasarkan pengamatan Tribun-Medan.com sms gelap yang diterima Fani pertama sekali diterima pukul 13.00 WIB. Adapun tulisan sms yang dikirimkan yakni " Cemen ente...berani cuma sama madrasah..tu pemkab koruptor besar gak berani ente korankan...cemen...cemen.. bandot.com tulis sms tersebut.

Baca: Ditolak Rumah Sakit, Perempuan Ini Meninggal di Dalam Mobil, Warga Marah dan Labrak Rumah Sakit

Baca: Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis, Telkomsel Gelar Ekshibisi MyBusiness di 4 Lokasi Ini

Sementara untuk sms kedua diterima Fani pada pukul 13.37 WIB di mana tulisan yang dikiimkan bertuliskan " dibayar berapa ente bro...cemen...bandot.com

Sms terakhir dikirimkan pukul 14.23 WIB yang bertuliskan " anda seorang muslim...tapi anda menjelekkan lembaga agama punya muslim...gak jelas juga agama ente bro...bandot.com.

Terkait hal ini Fani mengaku sempat mencoba menghubungi nomor itu untuk mengetahui siapa yang mengirimkan namun hingga Kamis sore pengirimnya pun tidak bersedia menjawab panggilannya.

" Ya kitakan memberitakan setelah melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Kita juga punya narasumber,"kata Fani.

Sebelumnya sekira pukul 12.00 WIB, Tribun-Medan.com bersama dengan Fani pun sempat melakukan konfirmasi ulang kepada Kepala Sekolah MTs Negeri, M Syukur Harahap. Saat itu ia pun kembali memberikan klarifikasi dan merasa senang karena dalam pemberitaan ia dikonfirmasi. Terkait sms gelap ini ia pun mengaku tidak mengetahui siapa pelakunya.

" Ya Allah kok bisa begitu (dapat sms). Kalau saya demi Allah gak ada melakukan itu. Siapa lah itu yang sms seperti itu. Saya senang kali kalian datang tadi untuk konfirmasi. Tapi kalau sms itu saya sama sekali gak tahu,"kata Syukur.

Sebelumnya MTs Negeri Lubukpakam ini diberitakan oleh beberapa media termasuk Tribun. Diberitakan, pihak sekolah melakukan pungutan uang Rp 85 ribu per orang untuk 18 orang yang ikut dalam Olimpiade Sains di USU. Meski saat ini di sekolah ada infaq yang dalam satu minggunya bisa terkumpul hingga Rp 900 ribu namun pada saat itu siswa masih saja dikenakan pungutan meskipun ketika ikut membawa nama sekolah. (dra/tribun-medan.com).

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help