TribunMedan/

Komunitas Beatbox

Beatbox Dibilang Gampang Tidak, Dibilang Sulit juga Tidak, Ini Dia Tips and Tricknya

Beatbox selalu identik dengan anak muda. Kesan keren dan hebat saat melakukannya membuat remaja tertarik mempelajarinya.

Beatbox Dibilang Gampang Tidak, Dibilang Sulit juga Tidak, Ini Dia Tips and Tricknya
Foto bersama anggota komunitas beatbox Medan Gendang Mulut (TRIBUN MEDAN/ IST) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Beatbox selalu identik dengan anak muda. Kesan keren dan hebat saat melakukannya membuat remaja tertarik mempelajarinya.

Tak jarang banyak pemula yang baru belajar beatbox ingin mengetahui teknik-teknik dasar dari seni yang fokus dalam meniru jenis bunyi-bunyian ini.

Salah satu anggota komunitas beatbox Medan, Gendang Mulut, Muhammad Seftyan Arsad membagikan tips and trick khusus untuk pemula yang ingin belajar keahlian ini.

“Beatbox bagi pemula sebenarnya tidak sulit jika mereka konsisten. Untuk belajar beatbox dibilang gampang tidak, dibilang sulit juga tidak,” katanya.

Baca: Festival Kopi di USU, Asyiknya Minum Kopi Sepuasnya, Bayar Seikhlasnya

Baca: Komunitas Ini Berhasil Membuat Kertas Sederhana Menjadi Barang Bernilai

Dikutip dari Wikipedia, beatbox merupakan salah satu bentuk seni yang memokuskan diri dalam menghasilkan suara bunyi-bunyi ritmis dan ketukan drum, instrumen musik, maupun tiruan dari bunyi-bunyian lain.

Teknik ini menggunakan alat-alat ucap manusia seperti mulut, lidah, bibir dan rongga-rongga ucap lainnya.

Adapun kiat yang dianjurkan oleh Wakil Ketua Gendang Mulut ini adalah tetap konsisten belajar di mana saja dan kapan saja, meskipun risiko dilihat aneh oleh orang banyak.

Selain itu para pemula juga harus belajar hal dasar dari beatbox berupa materi meniru suara komponen-komponen drum. Suara komponen drum tersebut antara lain bass, senar dan simbal.

Ketiga hal tersebut merupakan tiga hal dasar yang harus dipelajari dalam beatbox.

Arsad mengatakan, pada bass, beatboxer mengucapkan huruf “B”, namun tanpa vokal. Yang kedua adalah suara simbal, seperti menyebut huruf “TCH” tanpa vokal, dan ketiga adalah suara senar yang menyebutkan huruf “K” tanpa vokal, namun ditambahkan angin.

“Biasanya beatboxer menyebutnya BTK. Kalau kita udah bisa ketiganya, udah pasti bisa melakukan beatbox,” kata Arsad.

Gendang Mulut sendiri merupakan komunitas beatbox Medan yang terbentuk pada akhir 2010. (Cr5/tribun-medan.com)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help