TribunMedan/

Cerita Pratikno soal Keteguhan Hati Jokowi Hadir Bersama Rakyat di Daerah, Jokowi:Ya Mati Rapopo Toh

Blusukan menjadi ciri khas Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama tiga tahun menjadi orang nomor satu di Republik Indonesia.

Cerita Pratikno soal Keteguhan Hati Jokowi Hadir Bersama Rakyat di Daerah, Jokowi:Ya Mati Rapopo Toh
kolase Tribun Medan

Sepulang dari Sinabung, Paspampres curhat mengenai aksi Presiden Jokowi masuk ke daerah merah alias berbahaya dan dilarang orang untuk berada di sana.

Ketika makan bersama, Pratikno pun menyampaikan curhat Paspampres tersebut kepada Presiden Jokowi.

"Beliau menjawab, 'saya kan kesitu mau menjenguk masyarakat. Masyarakatnya ada di daerah merah, ya saya kesana'," kata Pratikno mengulang jawaban Jokowi.

Mantan Rektor UGM itu mengatakan, "itu kan berbahaya bagi Presiden."

"Justru kedatangan saya ke daerah merah untuk mengajak masyarakat keluar dari daerah berbahaya tersebut," kata Jokowi saat itu seperti ditirukan Pratikno.

Kata Pratikno, "Tapi itu tetap berbahaya dan sangat berisiko tinggi Presiden dan bisa berakibat pada kecelakaan."

Pratikno pun berhenti sejenak, seolah tidak ingin melanjutkan kisah diskusinya dengan Presiden Jokowi, saat itu.

"Saya ceritakan, ndak ya," ucap Pratikno sembari menimbang-nimbang untuk melanjutkan kisah itu atau menyukupkan sampai disini saja.

Namun, berkat rayuan Pemimpin Redaksi Kompas TV, Rosiana Silalahi dan undangan yang hadir, kisah itu pun berlanjut.

"Beliau katakan begini, ya mati rapopo toh," demikian ucapan Jokowi menanggapi ancamam bahaya yang saat itu bisa terjadi padanya.

Halaman
1234
Editor: Abdi Tumanggor
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help