TribunMedan/
Home »

Karo

Korupsi Pengadaan Pengaman Jalan, Mantan Kadishub Karo dan Rekanan Dituntut 1,5 Tahun Penjara

"Pagu anggaran proyek tersebut senilai Rp 700 lebih, dan yang diduga dikorupsi sekitar Rp 131 juta," kata Dapot.

Korupsi Pengadaan Pengaman Jalan, Mantan Kadishub Karo dan Rekanan Dituntut 1,5 Tahun Penjara
Tribun Medan/Array A Argus
Kedua terdakwa kasus korupsi pengadaan guardrail di Kabupaten Karo menjalani sidang tuntutan di Ruang Cakra IV Pengadilan Tipikor Medan, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karo, Lesta Karokaro dan Ricki Yudha Purba selaku rekanan dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman setahun enam bulan penjara dalam persidangan yang berlangsung Jumat (13/10/2017).

JPU dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo, Dapot Manurung menyebutkan perbuatan kedua terdakwa terbukti merugikan negara sebesar Rp 131 juta lebih terkait pegadaan Guardrail (Pengaman Jalan) yang alokasi dananya ditampung dalam APBD Karo Tahun Anggaran 2015.

"Pagu anggaran proyek tersebut senilai Rp 700 lebih, dan yang diduga dikorupsi sekitar Rp 131 juta," kata Dapot, usai sidang di Ruang Cakra IV Pengadilan Tipikor Medan.

Selain hukuman penjara, keduanya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan. Namun, untuk terdakwa Riki. 

Yuda Purba juga dikenakan tambahan hukuman berupa membayar Uang Pengganti (UP) sebesar Rp 131 juta lebih.

"Masing-masing terdakwa melanggar Pasal 3 ayat (1) Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP," ujar Dapot.

Berdasarkan informasi, Lesta Karokaro dijadikan tersangka dan menjalani persidangan perkara korupsi karena berperan sebagai Panitia Pembuat Komitmen (PPK) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam pengadaan Pengaman Jalan.

"Dari hasil audit BPKB terjadi kerugian keuangan negara sebesar Rp 131.460.093," ungkap Dapot.

Selain itu, serah terima pekerjaannya juga tidak dilaksanakan sebagaimana mestinya karena pembayaran paket pengadaan pagar pengaman jalan dilakukan sebelum pekerjaan selesai. (cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help