TribunMedan/

Dairi Unggul

Saat Sarapan Bersama Dr Eddy Berutu, Warga Curhat Tentang Lapangan Kerja

Tim Bakal Calon Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu kembali diundang oleh masyarakat untuk sarapan pagi.

Saat Sarapan Bersama Dr Eddy Berutu, Warga Curhat Tentang Lapangan Kerja
TRIBUN MEDAN / TOMMY SIMATUPANG
Masyarakat sarapan bersama dengan tim Dr Eddy Keleng Ate Berutu di Jalan Barisan Nauli, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Tim Bakal Calon Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu kembali diundang oleh masyarakat untuk sarapan pagi.

Kali ini di kelurahan Batang Beruh jalan Barisan Nauli (Barna) di rumah boru Samosir, Jumat (13/10/2017).

Seperti biasa, warga disuguhi sarapan mi gomak yang dilayani langsung oleh tim Rumah Perjuangan Eddy Berutu.

Usai sarapan warga langsung bercerita tentang kondisi mereka dalam keseharian nya, terlebih banyak warga yang sejak lahir sudah di Kabupaten Dairi.

Seorang warga, Sabirin Marbun mengaku sudah 70 tahun tinggal di Kabupaten Dairi.

"Saya melihat bagaimana Kabupaten ini, tapi kalah dengan yang baru-baru seperti Humbahas dan Phakpak Barat, atau Samosir,"ujarnya.

Marbun juga memberikan pandangan tentang fasilitas publik dan lapangan pekerjaan yang minim.

Ia juga mengatakan pembangunan yang diharapkan dari APBD tidak dapat memaksimalkan pembangunan. Ia menilai pemimpin saat ini belum mampu menjangkau jaringan luar untuk pemasukan daerah.

"Disidikang ini satu hal, lapangan pekerjaan hampir tidak ada. Harus keluar kita untuk cari makan, ini kan susah. Kan tidak ada perusahaan yang masuk atau menanam modal, kalau ada kian sudah enak lah," ujar Marbun.

Menanggapi itu, Dr Eddy Berutu membenarkan bahwa jaringan di pusat Mempengaruhi besaran anggaran. Kepercayaan dan integritas pejabat juga dipertimbangkan, harus berbasis kinerja dan program ril yang terukur.

"Kalau investor masuk kan akan membuka pabrik atau pengolahan, sumber daya akan bisa di optimalkan termasuk angkatan kerja yang kita miliki, itu bisa menjadi awal untuk bangkit,"pungkas Dr Eddy.

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help