TribunMedan/

Sah! BPN Sumut Serahkan Sertifikat Tanah Proyek Jalan Tol

Sertifikat tanah,bukti sah kepemilikan tanah atas nama pemerintah Kementerian Keuangan,atas pembebasan tanah warga,

Sah! BPN Sumut Serahkan Sertifikat Tanah Proyek Jalan Tol
Kepala BPN Sumut Bambang Priono didampingi Direktur LMAN Kemenkeu Rahayu Pusapasari dan Fainir Sitempul usai penyerahan sertifikat PSN Sumut di Kantor BPN Sumut, Jumat (13/10).(tribun medan/ryan juskal) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Kanwil BPN) Sumut, Bambang Priono menyerahkan sertifikat tanah untuk proyek strategis nasional (PSN) Jalan Tol Medan-Binjai dan Medan-Kualanamu-Tebingtinggi kepada Direktur Lembaga Manajemen Aset Negara Kementerian Keuangan RI, Dr Rahayu Puspasari di Kantor BPN Sumut Jalan Brigjen Katamso Medan, Jumat (13/10).

Sertifikat tanah tersebut, merupakan bukti sah kepemilikan tanah atas nama pemerintah Kementerian Keuangan atas pembebasan tanah warga, sehingga proyek pembangunan yang dilaksanakan pemerintah pusat dapat selama-lamanya dinikmati masyarakat.

Baca: Resmikan Tol Medan-Kualanamu, Segini Nilai Investasinya

Dr Rahayu Puspasari dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada jajaran BPN Sumut, Kantor Pertanahan Medan, Deliserdang dan Pelaksana Pengadaan Tanah (P2T) mengingat proses lahirnya sertifikat tanah untuk PSN itu hanya dalam waktu 48 jam.

"Sumatera Utara menjadi role model proses pembebasan lahan untuk proyek strategis, karena penyerahan sertifikat ini menjadi yang pertama di Indonesia,"kata Rahayu.

Disebutkannya, dalam pembebasan lahan dua ruas jalan tol Medan-Binjai dan Medan-Kualanamu-Tebing, Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) sebagai wakil negara dalam kepemilikan tanah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 400 miliar lebih, untuk proses pembebasan lahan di kedua ruas jalan tol tersebut pada 2017.

Secara rinci adalah telah dilakukan pembebasan tanah sebanyak 241 bidang untuk ruas Tol Medan-Binjai dengan nilai total tanah yang dibebaskan sebesar Rp 190 miliar lebih, dan 352 bidang dengan total nilai tanah yang dibebaskan Rp 209 miliar lebih.

Baca: Jokowi: Sebentar Lagi Saya Jadi Keluarga Besar Batak

Dalam PSN ada dua asfek penting yaitu, pembebasan lahan dan proses konstruksi. Dengan selesainya proses pembebasan lahan bahkan memiliki bukti kepemilikan yang sah ini, berarti pembangunan jalan tol yang dikoordinasikan di bawah Kementerian PUPR mudah-mudahan berjalan lancar.

Halaman
12
Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help