TribunMedan/

TEROR: Awas, lewat Jalan Tol Kualanamu! Ban Mobil Anda Bisa Hancur seperti Ini

Setelah dicek ban tersebut sudah pecah dan hancur,sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.

TEROR: Awas, lewat Jalan Tol Kualanamu! Ban Mobil Anda Bisa Hancur seperti Ini
Kondisi ban mobil Toyoya Fortuner hancur, Senin (23/10/2017). Sebelumnya, dr Hardi Paslo mengemudikan mobil, melintasi jalan tol Lubukpakam ( Tribun Medan/ Indra Gunawan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Indra Gunawan Sipahutar

TRIBUN-MEDAN.com,LUBUKPAKAM- Lagi-lagi, teror terhadap pengendara, yang melintas di jalan tol Kualanamu-Seirampah terjadi lagi.  Belum tuntas pengusutan polisi terkait aksi pelemparan batu terhadap belasan unit kendaraan di jalan tol, kini muncul teror yang menyasar ban mobil. 

Teranyar, satu di antara korbannya Dr Hardi Paslo ( 57) warga Jln Sei Kera Kelurahan Medan Perjuangan Kota Medan. Saat melintas di jalur tol, roda belakang mobil Toyota Fortuner BK 1126 OA warna putih yang dikemudiannya pecah dan hancur.

Menurut penjelasannya kepada polisi, pada saat melintas di jalan tol kawasan Desa Pagar Jati Lubukpakam, kendaraannya  melindas sebuah buah botol mineral  di tengah tengah ruas jalan tol tersebut

Setelah kurang lebih 300 meter kedepan roda mobil sebelah kiri belakang terasa kempis. Setelah dicek ban tersebut sudah pecah dan hancur,sehingga tidak dapat dipergunakan lagi.

Surat Keterangan Melapor yang dikeluarkan Mapolsek Lubukpakam
Surat Keterangan Melapor yang dikeluarkan Mapolsek Lubukpakam ()

Keterangan ini sesuai dengan isi Surat Keterangan Melapor yang dikeluarkan Mapolsek Lubukpakam pada 21 Oktober lalu pukul 15.00 WIB dengan nomor SKM 01/X/2017/SU/RES DS/ Sek Lubukpakam. Diketahui, kejadian ini dialami, satu hari sebelumnya, tepatnya pada 20 Oktober sekira pukul 11.00 WIB. 

Tribun-Medan.com sempat meminta keterangan dari Dr Hadi pada Senin, (23/10) sore. Namun, ia tidak bersedia memberi banyak keterangan.

"Iya memang saya alami seperti itu. Tapi nantilah itu saya masih ada pasien ini,"ucapnya, sembari memutuskan sambungan telepon.

Kapolsek Lubukpakam, AKP Nasri Ginting mengakui kalau pihaknya sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Saat turun ke lokasi ia menyebut didampingi oleh pihak tol dan PJR. 

" Atas adanya informasi itu kita langsung cek ke lapangan. Cuma kita sudah tidak temukan lagi itu botol aquanya. Gak tau juga kita kenapa bisa terjadi karena gak ada kita temukan di lapangan,"kata Nasri Ginting (dra/tribun-medan.com)

Penulis: Indra Gunawan
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help