Gus Sholah Wahid ke Tanah Batak Hadiri Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther

Tokoh NU, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) blusukan ke Tanah Batak. Adik Kandung

Gus Sholah Wahid ke Tanah Batak Hadiri Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther
Arjuna Bakkara/Tribun Medan
Tokoh NU, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) saat tiba di Bandara Silangit Pukul 09:45 WIB, Senin (30/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, SIBORONG-BORONG-Tokoh NU, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) blusukan ke Tanah Batak. Adik Kandung Presiden Gusdur ini tiba di Bandara Silangit sekitar Pukul 09:45 WIB, Senin (30/10/2017).

Bersama istrinya, Farida, Gus Sholah menaiki pesawat Sriwijaya air dari Jakarta. Dia disambut Panitia perayaan Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther, yakni Pdt Samuel Sitompul, Pdt Saor Hutagaol, Tokoh muda Batak Dunia, Sabar Mangadu Tambunan, dan Munir Aritonang pigak Kementrian Agama (Kemenag) Tapanuli Utara.

Terkait kehadirannya, Gus Sholah yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang ini menuturkan akan menghadiri undangan Perayaan Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther. Perayaan itu akan dilaksanakan di Kantor Pusat HKBP Tarutung pada Rabu, 31 Oktober 2017.

"Kedatangan saya untuk menghadiri undangan perayaan Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther. Saya senang mengunjungi tempat yang belum pernah saya datangi. Ini pertama kali saya ke sini," ujarnya.

Selain menghadiri undangan HKBP, Gus juga juga berencana road show ke beberapa titik peradaban Batak lainnya. Termasuk mendatangi sekolah yang siswanya mayoritas orang miskin di daerah Tapanuli Selatan.

Panitia Perayaan Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther, Pdt Samuel Sitompul menyampaikan, Gus didaulat menjadi satu dari pembicara pada seminar. Seminar tersebut berthema "Liberated By God's Grace".

Alasannya menghadirkan Gus sebagai pembicara, karena ingin menjalin kerjasama antat elemen-elemen bangsa. Apalagi, Gus merupakan tokoh nasional sekaligus tokoh Muslim yang berpotensi mempersatukan Bangsa Indonesia. (*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Utari Suryana Putri Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved