Bikin Geram, Spesialis Curi Anjing Diarak Warga ke Polsek Pancurbatu

Tersangka mengaku mencuri anjinguntuk dijual, baik dalam keadaan hidup atau mati. Anjing-anjing tersebut dihargainya Rp 200 ribu per ekor.

Bikin Geram, Spesialis Curi Anjing Diarak Warga ke Polsek Pancurbatu
Maling anjing. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN-Maling anjing ini tak berkutik saat kepergok si empunya. Meski telah memukuli anjing dengan potongan kayu, ia hanya diamankan warga, lalu diserahkan ke Polsek Pancubatu, Polrestabes Medan, Kamis (2/11/2017).

Pasalnya pelaku berinisial Fd (31), warga Jalan Percobaan, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Ia diamankan saat mencuri anjing milik Asli Sembiring, warga Desa Tanjung Anom, Pancurbatu.

Kejadian berawal saat korban mendengar anjing miliknya ribut kesakitan. Ia pun keluar dan melihat pelaku Fd dan seorang temannya sedang memukuli anjingnya dengan kayu.

Korban pun berteriak minta pertolongan tetangga. Dalam sekejap warga berdatangan dan berhasil menangkap Fd, sementara rekannya berhasil kabur. Untungnya warga tak main hakim sendiri. Pelaku lalu diboyong ke Polsek Pancurbatu.

Fd mengakui perbuatannya saat diintrogasi petugas. Dia mengaku mencuri anjing milik warga untuk dijual, baik dalam keadaan hidup atau mati. Anjing-anjing tersebut dihargainya Rp 200 ribu per ekor. “Uangnya untuk biaya makan,” akunya.

Kapolsek Pancur Batu Kompol Choky Sentosa Milala membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, tersangka merupakan spesialis pencuri anjing. “Sudah diperiksa, dia mengaku sudah puluhan kali mencuri anjing,” terangnya. (*)

Editor: Liston Damanik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help