TribunMedan/

Fokus Kendaraan yang Lawan Arus

Wali Kota Kota Pematangsiantar, Hefriansyah memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2017 di Mako Polres Pematangsiantar.

Fokus Kendaraan yang Lawan Arus
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Muhammad Saleh (pegang HT) saat turun langsung memantau kegiatan Ops Zebra 2017 di Jalan Sisingamangaraja, Kamis (1/11/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Wali Kota Kota Pematangsiantar, Hefriansyah memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2017 di Mako Polres Pematangsiantar, Rabu (1/11). Hefriansyah mengatakanl, apel digelar untuk melihat kesiapan personel mau pun sarana pendukung lainnya di lapangan terkait pelaksanaan Operasi Zebra 2017.

"Pelaksanaan apel ini bertujuan agar pelaksanaan Operasi Zebra dapat berjalan optimal dan berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan," kata Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Royke Lumowayang yang dibacakan Wali Kota Hefriansyah. 

Dikatakannya,  operasi ini sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan yang bertujuan untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan, kelancaran dan ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcar lantas). Tujuan kedua, meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban laka, dan ketiga membangun budaya tertib berlalu lintas, dan keempat meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca: Pengemudi Ini Ungkap Tujuannya Terobos Barikade Polisi saat Operasi Zebra

"Keempat point di atas merupakan hal yang kompleks yang tidak bisa ditangani Polantas sendiri, melainkan senergitas antar pemangku kepentingan dalam menemukan akar masalah, dan solusi yang diterima serta dijalankan oleh semua pihak," kata Hefriansyah.

Kasat Lantas Polres Siantar, AKP Eridal Fitra menjelaskan, pada Operasi Zebra 2017 kali ini pelanggaran yang menjadi sasaran difokuskan pada kendaraan bermotor yang melawan arus, seperti naik turun penumpang, melintas di bahu jalan, menggunakan rotator, lampu blitz, strobo serta plat nomor tidak sesuai spektek.

"Pelaksanaan oprasi ini diharapkan dapat mendorong tercapainya peningkatan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas, terwujudnya situasi kamseltibcar lantas jelang perayaan Natal  2017 dan Tahun Baru 2018," pungkasnya.(*)

Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help