TribunMedan/
Home »

Video

VIDEO

Sebelum Ditembak Mati Polisi, Pelaku Begal Bilang 'Mau Kumpulin Uang untuk Modal Beli Mobil Jenazah'

Setelah 50 kali berhasil melakukan tindak kejahatan dengan kekerasan (Curas), kedua tersangka akhirnya terpaksa ditembak mati

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Mungkin itulah peribahasa yang bisa menggambarkan nasib pelaku begal Roni Wijaya (19) dan Bayu Pratama (21).

Setelah 50 kali berhasil melakukan tindak kejahatan dengan kekerasan (Curas), kedua tersangka akhirnya ditembak mati karena melawan saat hendak ditangkap.

Namun ternyata ada hal unik dibalik tertembaknya dua tersangka curas tersebut. Tersangka Bayu Pratama ternyata selalu membuat status di Facebook, sehabis melakukan curas.

Baca: Ini Begal Zaman Now! Update Status di Facebook Sebelum dan Sesudah Beraksi, Begini Nasibnya

Hal itu terungkap setelah adanya beberapa status yang didapatkan dari Facebook milik tersangka dengan nama Facebook Bayu Pratama dengan gambar profil mobil Ferari.

Diantaranya memosting status"Tempurrr kembali kumpuli buat bangun rumah, Amin ya Allah. Semoga tercapai"

Salah satu postingan tersangka Bayu terkait keinginannya membeli rumah. Menurut polisi, status ini dibuat sebelum tersangka merampok, Senin (6/11/2017)
Salah satu postingan tersangka Bayu terkait keinginannya membeli rumah. Menurut polisi, status ini dibuat sebelum tersangka merampok, Senin (6/11/2017) (facebook)

"Siap urusan adekku aku tempur...
Belum mau nambah masalah lagi!!!"

"Alhamdulillah gak sia-sia pagi keluarrr jumpaAaaaa 1 kerjaan"

"Sekongkol entar ternyata ya geng, jangan nanti ente duluan terpegang jadinya yakan"

Halaman
12
Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help