TribunMedan/

Begal Nekat Buang Al Kitab ke Tong Sampah, Begini Nasibnya Sekarang

Unit Reskrim Polsek Medan Timur membongkar jaringan sindikat perampok jalanan yang kerap meresahkan warga.

Begal Nekat Buang Al Kitab ke Tong Sampah, Begini Nasibnya Sekarang
Tribun Medan/Array
Asyari Nasution, otak pelaku perampokan saat diinterogasi Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu. Akibat ulahnya ini, kedua kaki Asyari dihadiahi timah panas, Selasa (7/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Unit Reskrim Polsek Medan Timur membongkar jaringan sindikat perampok jalanan yang kerap meresahkan warga.

Satu diantara perampok yang ditembak diketahui pernah merampas paksa tas berisikan Alkitab milik Dra BS, saat korbannya baru saja selesai melaksanakan ibadah di gereja Jalan Bhayangkara, Medan Timur.

Karena hanya mendapat Alkitab, pelaku lantas membuang kitab suci umat Nasrani itu ke tong sampah. Beruntung, petugas akhirnya bisa melacak dan menangkap pelaku bernama Asyari Nasution (21).

Baca: Ini Begal Zaman Now! Update Status di Facebook Sebelum dan Sesudah Beraksi, Begini Nasibnya

Akibat perbuatannya ini, Asyari dan dua temannya masing-masing Ferdinand Hutasoit (25) dan Gunandar alias Iskandar ((30) dihadiahi timah panas. Karena Asyari adalah otak pelaku, polisi pun menembak kedua kakinya.

Saat dihadirkan dalam gelar pemaparan di Polsek Medan Timur, Asyari yang kedua kakinya diperban meringis kesakitan.

Tubuhnya berkeringat karena tak kuasa menahan sakit akibat ditembus timah panas.

Baca: Sudah 50 Kali Beraksi, Duo Begal Ini Ditembak Mati

"Sakit bang," katanya menggigit bibir sembari dipapah petugas, Selasa (7/11/2017) sore. Menurut Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, tersangka Asyari dan komplotannya sudah belasan kali beraksi.

Sasarannya, kata Wilson, siapa saja yang membawa barang berharga. Jika aksinya dihambat, sambung Wilson, maka pelaku ini tak segan melukai korbannya.

"Seorang nenek-nenek yang dirampok selepas ibadah di gereja itu luka tubuhnya karena terjatuh. Kami tentu akan bertindak tegas terhadap aksi-aksi kejahatan seperti ini," ungkap Wilson.

Selain menangkap tiga orang tersangka, Polsek Medan Timur juga menangkap seorang penadah bernama Erwin (27). Pria bermata sipit yang tinggal di Jalan Aksara ini diamankan bersama barang bukti puluhan unit handphone.

"Laporan yang ada pada kami, para tersangka ini sudah 18 kali beraksi. Namun, tiap kali merampok dan membegal, tersangka utama yakni Asyari selalu berganti-ganti teman," pungkas Wilson.(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help