TribunMedan/
Home »

Cetak

Baca Edisi Cetak Tribun Medan

Terkuak, Bisnis Sewa-menyewa Ambulans RSUP Adam Malik Sejak 1990-an

Tarif ambulans yang dikenakan kepada warga sudah ditentukan pihak rumah sakit, yang diukur dari jarak per kilometer

Terkuak, Bisnis Sewa-menyewa Ambulans RSUP Adam Malik Sejak 1990-an
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Sejumlah ambulan yang telah rusak terbengkalai di Jalan Sei Batugingging, Medan, Sabtu (4/11). 

TRIBUN-MEDAN, MEDAN.COM - Bisnis sewa-menyewa angkutan orang sakit dan jenazah atau ambulans di RSUP Adam Malik telah ditekuni Anggota DPRD Kota Medan, Markuat Sembiring.

Ia menjabat juga sebagai Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional di DPRD Kota Medan.
Usaha menyewakan ambulans ini sudah berjalan sejak lama di RSUP Adam Malik.

Bisnis sewa-menyewa ambulans diatur dalam perjanjian kerja sama operasional (KSO) antara pengusaha ambulans dengan RSUP Adam Malik.

"Kami KSO. Kami membantu operasional rumah sakit. Untuk operasional ambulansnya, yang mengatur ambulansnya adalah pihak rumah sakit," ujar Markuat Sembiring melalui sambungan Telepon, Senin (6/11/2017).

Menurutnya, tarif ambulans yang dikenakan kepada warga sudah ditentukan pihak rumah sakit, yang diukur dari jarak per kilometer yang ditempuh ambulans.

"Tarif ambulans di RS Adam Malik itu lebih murah dari tarif-tarif yang lain. Bisa dibandingkan tarif dari Adam Malik itu dengan tarif di rumah sakit yang lain. Kalau kamu bandingkan lebih murah dua kali lipat dari rumah sakit lain," ujarnya.

Namun saat disampaikan bagaimana mereka bisa mendapat untung sebagai pebisnis jika tarif ambulans mereka lebih murah? Markuat mengutarakan jumlah trip yang mereka dapat di RSUP Adam Malik lebih banyak dari rumah sakit mana pun di Medan sehingga mereka mendapat untung.

"Memang lebih banyak tarif mereka, namun frekwensi yang diantar lebih banyak di Adam Malik. Karena Adam Malik kan rumah sakit pusat. Rumah sakit rujukan paling banyak. Banyak yang ninggal, semua yang di rumah sakit tipe B yang tidak tertolong dirujuk ke Adam Malik," katanya.

Kuat menyebut karena murahnya tarif ambulans di RSUP Adam Malik, pengusaha pun hanya bisa menyewakan ambulans yang kondisinya seadanya saja, dan harga mobilnya murah.

"Makanya kami tidak berani membeli mobil baru dari dealer. Tidak terbayar kreditnya itu. Mana berani kami masukkan mobil berharga ratusan juta. Yang kami masukkan seadanya saja. Yang penting perawatannya bagus," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Royandi Hutasoit
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help