TribunMedan/

Ternyata Ada Pantai di Nias yang Eksotisnya Buat Terkagum-kagum, Ada Batu Mirip Otak

Dimana objek wisata yang belum mainstrim di Sumatera Utara, Pantai Tureloto, Nias Utara, yangterletak

Ternyata Ada Pantai di Nias yang Eksotisnya Buat Terkagum-kagum, Ada Batu Mirip Otak - batu-otaks_20171107_165701.jpg
Tribun Medan/Silfa Humairah
Pengunjung tampak hendak snorkeling melihat batu otak di dalam laut
Ternyata Ada Pantai di Nias yang Eksotisnya Buat Terkagum-kagum, Ada Batu Mirip Otak - batu-otak-n_20171107_165834.jpg
Tribun Medan/Silfa Humairah
Pemandangan batu otak di Pantai Tureloto
Ternyata Ada Pantai di Nias yang Eksotisnya Buat Terkagum-kagum, Ada Batu Mirip Otak - batu_20171107_165857.jpg
Tribun Medan/Silfa Humairah
Pemandangan batu otak di Pantai Tureloto

 Laporan wartawan Tribun Medan/SilfaHumairah

TRIBUN-MEDAN.COM-NIAS UTARA- ADa objek wisata mainstream terletak di Pantai Tureloto, Nias Utara, di Sumatera Utara. Lokasi tepatnya di Desa Balefadorotuho, Kecamatan Lahewa.

Lokasi ini menjadi rekomendasi objek wisata baru, setelah Pulau Asu dan Teluk Dalam yang sudah lama terkenal menjadi destinasi objek wisatawan luar kota dan mancanegara.

Pantai Tureloto kebanyakan dikunjungi penduduk sekitar untuk bermain-main. Padahal keindahannya, layak disetarakan dengan keindahan pantai Bali dan Lombok.

"Wisatawan lokal yang paling jauh ke sini, ya dari Gunung Sitoli, kalau dari Medan dan wilayah sekitarnya jarang sekali, apalagi dari luar kota. Tapi jangan tanya kalau turis mancanegara, sudah datang darimana saja," kata Lina, penjaga dan pemilik warung Pantai Tureloto.

Lucunya, wisatawan Gunung Sitoli yang dimaksud hanya berjarak 1 jam dari Pantai Tureloto. 

 

Baca: Gempa dan Tsunami Menjadi Alasan Nitema Gulo Pulang ke Nias

Baca: Indonesia Destinasi Selam Terbaik dunia, Tapi Pendapatan Pariwisata Malaysia Menang Banyak

Pantainya memiliki warna pantulan dua warna, yakni biru toska dan biru awan. Keindahannya juga terletak pada batu karang raksasa yang berbentuk bundar di bibir pantai.

Wisatawan kerap mendokumentasikan diri di batu karang tersebut. Batunya keras dan tidak tajam, persis seperti batu raksasa yang berserakan di pinggir pantai, jika dipandang dari jauh.

Halaman
123
Penulis: Silfa Humairah
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help