TribunMedan/
Home »

Cetak

Anggota DPRD Marah Tarif Sertifikat Mengemudi Mahal! Bilang Masyarakat Dibodohi

Sertifikat MSDC perlu ditinjau ulang dan evaluasi. Investigasi juga soal pungutan liar di sana

Anggota DPRD Marah Tarif Sertifikat Mengemudi Mahal! Bilang Masyarakat Dibodohi
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Pemohon SIM mengikuti tes mengemudi untuk mengurus sertifikat di MSDC, Jalan Bilal, Medan, Rabu (8/11/2017). Biaya pembuatan SIM membengkak hingga ratusan ribu rupiah hanya untuk mendapatkan sertifikat. 

TRIBUN-MEDAN.com - Layanan Medan Safety Driving Centre (MSDC) yang beralamat di Jalan Bilal, Medan disoal.

Medan Safety Driving Centre adalah sebuah lembaga pendidikan keselamatan berlalu lintas, yang dalam praktiknya mengeluarkan sertifikat sebagai syarat pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Tahun lalu, Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A dengan jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polresta Medan, terungkap adanya dugaan monopoli yang dilakukan MSDC.

Baca: Urus SIM Repot dan Mahal, Pemohon: Punya Sertifikat Sakti MSDC Dulu Baru Gampang

Baca: DPRD Medan Rekomendasikan MSDC Ditutup

Ketua Komisi A DPRD Medan Roby Barus (saat itu) dalam rapat menyarankan, keberadaan lembaga tersebut patut ditinjau ulang.

Apalagi ia melihat tarif yang ditetapkan untuk pengurusan sertifikat mengemudi di MSDC cukup besar, yakni mencapai Rp 400 ribu hingga Rp 450 ribu.

"Seakan-akan itu dimonopoli mereka (MSDC). Karena mereka cuma satu di Sumatera Utara (Sumut)," kata Roby, Selasa (30/8/2016).

Roby mengungkapkan, rapat yang tak dihadiri pihak MSDC disayangkan, sebab klarifikasi tidak bisa dilakukan agar masyarakat secara gamblang dapat mengetahui perlunya lembaga tersebut.

Baca: Gelisah tak Kerja, Warga Cuti Berhari-hari untuk Mengurus SIM

Halaman
123
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help