Dua Mahasiswi Disekap dan Diancam Bunuh di Kamar Kosnya, Untung Korban Sempat Teriak

"Kedua pelaku ini sudah merencanakan aksinya. Mereka masuk lewat loteng menuju kamar yang ditempati kedua korban,"

Dua Mahasiswi Disekap dan Diancam Bunuh di Kamar Kosnya, Untung Korban Sempat Teriak
Tribun Medan/Array
Dua pelaku yang sempat menyekap dan berusaha merampok dua mahasiswi asal Jambi. Keduanya gagal beraksi dan dihajar warga, Kamis (9/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Dua mahasiswi asal Kerinci, Jambi yang tinggal di indekos Jalan Kapten Sumarsono, menjadi korban percobaan perampokan. Keduanya adalah Yeni Octa Zela (22) dan Mardiah (22).

Namun, aksi percobaan perampokan ini gagal.

Kedua pelakunya yakni Jakaria (36) dan Fajar Irfan (24) keduanya warga Jalan Kapten Muslim, sempat diamuk massa.

"Kedua pelaku ini sudah merencanakan aksinya. Mereka masuk lewat loteng menuju kamar yang ditempati kedua korban," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Wira Prayatna, Kamis (9/11/2017).

Baca: Kena Razia Polisi, Pria Ini Mengaku Orang Suruhan Danrem, Tonton Videonya

Saat berada di kamar korban, para pelaku kepergok.

Panik, kedua pelaku menutup wajah korban dengan bantal dan mengancam akan membunuh jika korban melawan. Keduanya juga sempat menyekap korban.

"Ketika dibekap dengan bantal, korban teriak. Kemudian didengar oleh penghuni kos lainnya dan warga yang ada di lokasi," kata Wira.

Baca: Sehari Setelah Pernikahan Kahiyang-Bobby, Jokowi Sambut Kedatangan Presiden Korsel

Mendapat kabar ada penyekapan dan percobaan perampokan, Unit Reskrim Polsek Sunggal turun ke lokasi.

Saat itu, kedua pelaku sudah dihajar warga.

"Pelaku sempat berusaha merampas handphone Samsung J5 milik kedua korban. Saat ini, pelaku dan barang buktinya sudah kami amankan," tutur mantan Kapolsek Delitua ini.(*)

Penulis: ArgusA
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help