TribunMedan/
Home »

Sumut

Termakan Bujuk Rayu Bisnis Panci Menguntungkan, Uang 23 Juta Raib, Ini Kata Novi

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Dairi resmi melantik panitia pemilih kemacamatan (PPK) dan panitia

Termakan Bujuk Rayu Bisnis Panci Menguntungkan, Uang 23 Juta Raib, Ini Kata Novi
Tribun Medan/Novi
Novi, korban penipuan arisan panci merugi sebesar Rp 38 juta di Polres Binjai, Kamis (9/11/2017). Akibat penipuan yang dilakukan Ramahyani, belasan warga Binjai mengalami kerugian hingga Rp 1,5 miliar. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Joseph Wesly Ginting's

TRIBUN-MEDAN.com, BINJAI- Novi (28) mengibas-ngibaskan rambut merahnya di Setra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polres Binjai, Kamis (9/11/2017) siang.

Sembari bersandar di meja piket Satreskrim, Novi menceritakan prosesnya ditipu, sehingga kehilangan uang sebesar Rp 23 juta.

Novi satu dari belasan korban penipuan Ramah Yanni alias Rama yang merugikan korbannya hingga Rp 1,5 miliar.

Novi menunturkan, perkenalannya dengan Ramah Yanni berawal dari ajakan temannya untuk mengikuti bisnis panci yang menguntungkan.

Tertarik, Novi kemudian menyetorkan uangnya hingga berjumlah Rp 23 juta.

"Bulan pertama pembayaran lancar, namun lama-lama seret dan akhirnya Ramah Yanni menghilang," katanya.

Dia mengaku sempat khwatir bahwa bisnis yang mereka jalin adalah bentuk penipuan, namun karena melihat rekan-rekannya tidak mendapatkan masalah, dia merasa aman.

"Tapi setelah pembayaran macet, saya pusing," katanya.

Dia semakin pusing karena sang suami tidak mengetahui bahwa uang simpanannya digunakan untuk ikut bisnis panci.

"Habis saya kena marah suami," katanya.

(wes/tribun-medan.com)

Penulis: Joseph Wesly Ginting
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help