TribunMedan/
Home »

Video

VIDEO

NEWS VIDEO: UMP Sumut Hanya Naik 8,71 Persen, Buruh Turun ke Jalan

Sekretaris FSPMI, Tony Rickson Silalahi mengatakan dalam rangka memperingati hari Pahlawan, kita para buruh unjuk rasa

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Ratusan massa yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Sumatera Utara meminta agar PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan dicabut.

Sekretaris FSPMI, Tony Rickson Silalahi mengatakan dalam rangka memperingati hari Pahlawan, kita para buruh unjuk rasa serentak nasional.

“Buruh merupakan pahlawan ekonomi. Tanpa buruh ekonomi negara tidak akan berjalan. Kita menolak kebijakan upah murah, cabut PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan dan revisi UMP yang sudah ditetapkan oleh Gubernur, karena hanya naik 8,71 persen," kata Tony, Jumat (10/11/2017).

Baca: Buruh Ancam Tak Akan Pilih Tengku Erry pada Pilgub 2018 Jika Tidak Lakukan Hal Ini

"Selain itu kita minta agar tetapkan UMK Sumut naik sebesar 50 Dolar AS atau sekitar Rp 650 ribu rupiah. Lalu hapuskan sistem kerja Outsourching, kontrak, harian lepas dan borongan," tambahnya.(*)

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help