TribunMedan/

VIDEO: Mengejutkan, Tindakan Pelajar Ini Berani Lawan Polisi dan Tendang Helm Saat Dinasehati

Kelakuan pelajar ini tidak pantas ditiru, usai tidak mau dinasehati petugas polisi untuk memakai pengaman berkendara berupa helm

VIDEO: Mengejutkan, Tindakan Pelajar Ini Berani Lawan Polisi dan Tendang Helm Saat Dinasehati
Pelajar mengamuk usai dirazia polisi 

TRIBUN-MEDAN.com - Kelakuan pelajar ini tidak pantas ditiru, usai videonya menjadi viral saat dinasehati petugas polisi untuk memakai pengaman berkendara berupa helm tidak mau lalu berani marah-marah.

Tak tanggung-tanggung gadis yang mengenakan pakaian seragam sekolah ini berani menendang dan menghempaskan helm yang hendak dipakaikan oleh anggota polisi.

Video ini mendapat banyak shere dan komentar dari netizen hingga menjadi viral di dunia maya. Video yang diunggah oleh akun Markus Rata di Facebooknya hingga kini dibagikan hingga 2.158 kali.

Polisi yang masih sabar menghadapi bocah tersebut kemudian menasehati perempuan tersebut, "disekolahi siko gak ada sopan santunnya," ujar sang petugas polisi saat menggelar razia gabungan dengan Dinas Perhubungan dan Polisi Militer.

Namun jawaban yang tidak diduga diterima sang petugas yang tetap menganjurkan pelajar itu mengenakan helm. 

"Gak perlu ada sopan satun sama Bapak, kenapa polisi-polisi ini," ujar pelajar itu sambil menggeber sepeda motornya.

Mendapat jawaban yang tidak menyenangkan karena berusaha menasehati, petugas itu kemudian mengejar dan mengambil kunci sepeda motor gadis itu. "Pakai helmnya," katanya.

Tidak senang kuncinya diambil pelajar itu kemudian berteriak lalu mengeluarkan ucapan memaki. Sambil turun dari motornya dia kemudian meluapkan emosinya kepada sosok yang merekam gambar dirinya. "Kaupun gak usah merekam," katanya.

Melihat kejadian yang sudah di luar kontrol, petugas polisi militer yang mendampingi pun kemudian berusaha menengahi dan menyebut kalau prilaku palajar itu salah.

Kendati tidak disebutkan dimana lokasi kejadian namun kemungkinan ini terjadi di Sumatera Barat, mengingat logat yang digunakan.

Penulis: Fahrizal Fahmi Daulay
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help