TribunMedan/
Home »

Cetak

Kaos Medan Manfaatkan Media Sosial untuk Promo dan Jual produk

Kaos khas ini memiliki kata-kata unik khas orang Medan, dengan merek dagang Punya Medan.

Kaos Medan Manfaatkan Media Sosial untuk Promo dan Jual produk
Tribun Medan
Kaos khas Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kota Medan dikenal dengan oleh-oleh makanannya seperti Bolu Gulung Meranti atau Medan Napoleon. Namun, jika Anda ingin membawa buah tangan yang awet kepada orang-orang yang Anda sayangi, kaos khas Medan bisa menjadi pilihan.

Kaos khas ini memiliki kata-kata unik khas orang Medan, dengan merek dagang Punya Medan. Punya Medan ini terletak di Transmart Carrefour, Plaza Medan Fair, Medan.
Tak hanya menjual pakaian, Punya Medan juga menjual sweater, tas, gantungan kunci, dan case ponsel.

Baca: Pakai Kaos Oblong dan Celana Pendek, Zlatan Ibrahimovic Santai Liburan di Labuhan Bajo

Vito, pemilik brand Punya Medan mengaku sudah mulai berbinis sejak kelas 1 SMA dan pada tahun 2011 dengan modal Rp 200 ribu, Vito menciptakan brand Punya Medan.

Mengagumi Bob Sadino, menjadikan Vito sosok yang tidak mudah menyerah, terus bersemangat, menerapkan sikap mental baja, dan membuang rasa malu untuk meraih kesuksesannya.

Untuk mengenalkan produknya, Vito pergi ke beberapa tempat yang ramai dengan membawa poster besar. Tak jarang ia bertemu dengan teman-temannya saat memperkenalkan produknya. Dan ia harus menerima cemoohan namun itu tak ia malu.

Setelah produknya mulai dikenal orang, Vito bersama temannya memanfaatkan media sosial dan website untuk berjualan.

Bagi Vito, sosial media cukup ampuh untuk memasarkan produknya lebih luas lagi. Karena tak perlu modal banyak. Cukup dengan upload produknya lalu dishare kepada semua orang.

Pelanggan via media medianya miliknya dari Pulau Sumatera hingga Kalimantan. Menggunakan akun twitter @punya_medan dan website punyamedan.com, Vito mencoba menarik pelanggan dari berbagai daerah.

Untuk produksi, Vito memilih Bandung. "Kebetulan untuk memperkecil biaya produksi semua proses sampai bahan jadi di Bandung, karena orangtua aku berada di Bandung. Bukan tidak mau produksi di Medan, di Medan nggak efisien karna bahan mentah ada di Pulau Jawa semua," ujar pria yang berusia 24 tahun ini.

Seperti kita ketahui, Punya Medan bukanlah satu-satunya brand khas Medan. Namun menurut Vito, desain dari brandnya sendiri selalu lebih positif dan tidak membawa nuansa kasar.

"Kalau dengan kaos medan lainnya mungkin kita sama-sama memberikan karya untuk Medan, kualitas semua sekarang sudah merata, bedanya kita lebih ke desain, desain kita selalu lebih positif dan tidak membawa nuansa kasar," ujar Vito.

Kaos Punya Medan ini tersedia untuk anak-anak hingga dewasa, untuk pria dan perempuan. Dari harga Rp 60 ribu-Rp 150 ribu, Anda sudah bisa memiliki kaos khas Medan ini.

Vito mengaku, dalam sebulan produk pakaiannya terjual 500-1.000 pieces dan pada hari libur akan lebih meningkat lagi.

Vito mengatakan, anak muda harus jadi pengusaha. Modal memang diperlukan, tapi banyak yang bisa sukses usahanya dengan modal minim. Kuncinya harus semangat dan fokus di bisnis.

Editor: Eti Wahyuni
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help