TribunMedan/

Sadis! Begini Cara Perampok Paksa Temannya Ikut Beraksi

Perampok yang dikenal kejam ini tak hanya kerap melukai korbannya, tapi juga kerap menganiaya teman satu komplotannya.

Sadis! Begini Cara Perampok Paksa Temannya Ikut Beraksi
TRIBUN MEDAN/Array A Argus
Yovi, seorang korban perampokan saat menyampaikan ucapan terimakasihnya pada Wakapolrestabes Medan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja karena telah mengungkap kasus perampokan, Sabtu (11/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing yang berhasil menangkap gembong perampok sadis bernama Enggar Maulana Sitompul (21) membeberkan bagaimana latar belakang tersangka. Warga Jalan Sentosa Lama, Medan Perjuangan yang dikenal kejam saat beraksi ini tak hanya kerap melukai korbannya, tapi juga kerap menganiaya teman satu komplotannya.

"Jika temannya tidak mau ikut beraksi, tersangka Enggar ini mau memukuli temannya. Dia paksa temannya untuk ikut merampok," kata Martuasah, Sabtu (11/11/2017).

Mantan Kanit VC/Judisila Polresta Medan ini mengatakan, jika temannya itu sudah berkeluarga, maka Enggar pun tak segan mengancam isteri daripada temannya. Karena takut dianiaya, teman-temannya pun ikut merampok.

"Beberapa pelaku yang telah diamankan kerap menyebutkan nama Enggar ini. Sudah banyak lah laporan menyangkut tersangka ini. Banyak polisi yang mencari dia ini," katanya.

Selain menangkap Enggar, polisi juga menangkap Dasril (22). Pria bertubuh kurus yang mengenakan baju tahanan ini lebih memilih bungkam saat diwawancarai Tribun.

Dari keterangan Martuasah, tersangka Enggar ini kerap beraksi 'menunggangi' motor Honda GT-R BK 5729 AHA warna putih. Namun, untuk mengelabui petugas, motor Honda itu kerap diganti-ganti warnanya dengan stiker.

Seperti halnya aksi terakhir Enggar di Jalan Jambi. Ia 'menunggangi' motor yang sama, namun motor itu di stiker dengan warna biru.

Salah satu korban perampokan bernama Yovi (18) hadir dalam gelar pemaparan di depan kamar jenazah RS Bhayangkara Tingkat II Medan. Menurut Yovi, saat itu dirinya tengah membantu korban perampokan.

"Ada sepasang suami isteri yang mau dirampok pelaku ini. Kebetulan saya baru tiba di lokasi," ungkap Yovi.

Melihat tetangganya dirampok, Yovi lantas memarkirkan motor Honda CBR BK 6363 YBH miliknya di tengah jalan dalam kondisi masih menyala. Mahasiswa Fakultas Hukum ini pun memukul salah satu pelaku dengan helm.

"Saya sudah panik saat itu. Ketika saya menolong korban lain, motor saya malah dibawa kabur para pelaku. Memang salah satu pelaku naik motor ini," ungkap Yovi menunjuk motor barang bukti.

Ia mengatakan, dirinya bersyukur pelaku ditangkap. Sebab, pelaku ini cukup kejam saat beraksi. Dirinya juga berterimakasih pada polisi yang bergerak cepat menangkap gembongnya.(Ray/tribun-medan.com)

Penulis: Array A Argus
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help