TribunMedan/

Satpol PP DKI Akan Bekukan Gerai Minimarket Modern yang Berdekatan dengan Pasar Tradisional

DPRD DKI makin geram melihat makin maraknya pendirian minimarket modern seperti

Satpol PP DKI Akan Bekukan Gerai Minimarket Modern yang Berdekatan dengan Pasar Tradisional
tribunnews
Dua buah mini market, Alfamart dan Indomaret berdampingan di Jalan Kopi, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (23/8/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM, JAKARTA - DPRD DKI makin geram melihat makin maraknya pendirian minimarket modern seperti Alfamart dan Indomaret di wilayah DKI Jakarta.

Pengusaha minimarket dinilai kerap sembarangan mendirikan bangunannya dekat pasar tradisional.

Padahal, cara itu sudah jelas-jelas melanggar Perda DKI Jakarta nomor 2 tahun 2002 tentang Perpasaran Swasta di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pada era 2005 perda tersebut digugat kalangan pengusaha dan sejak saat itu waralaba tumbuh pesat dimana-mana.

DPRD DKI mendesak Satpol PP agar segera menyegel Alfamart dan Indomaret nakal di Jakarta.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu, sepakat dengan keinginan Taufik. Yani mengaku Satpol PP tak butuh rekomendasi dari siapapun untuk menyegel Alfamart dan Indomaret nakal terkait pelanggaran Perda.

Yani menjelaskan pihaknya tak butuh rekomendasi dari Dinas KUMKMP maupun Dinas PTSP untuk menyegel minimarket nakal.

"Bisa langsung kita segel saja itu," kata Yani ketika ditemui Wartakotalive.com di ruang kerjanya, Jumat (10/11/2017).

Yani berjanji akan segera memeriksa lokasi Satpol PP DKI yang berdekatan dengan pasar tradisional dan segera menyegelnya.

"Nanti segera kita inventarisir datanya itu," ujar Yani.

Halaman
12
Editor: Silfa Humairah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help