TribunMedan/

Raba Dada Siswi SMK saat Praktik Komputer, Oknum Guru Terancam Hukuman Segini

Tulus ditetapkan tersangka setelah dilaporkan siswinya yang mengaku payudaranya diraba-raba saat belajar.

Raba Dada Siswi SMK saat Praktik Komputer, Oknum Guru Terancam Hukuman Segini
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Oknum guru komputer, Tulus Marbun digiring petugas ke sel tahanan sebagai tersangka kasus pelecehan terhadap tiga siswinya di Mapolres Siantar, Kamis (26/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - Gara-gara meraba payudara tiga siswinya, karier oknum guru komputer SMK Bintang Timur, Tulus Marbun (TM) terancam dihabiskan 15 tahun di tahanan.

Tulus ditetapkan tersangka setelah dilaporkan tiga siswinya yang mengaku payudaranya diraba-raba saat pelajaran praktik komputer.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Pematangsiantar, Ipda Herli Damanik menjelaskan TM ditahan sesuai laporan siswinya. Selain itu, sejumlah saksi juga sudah diperiksa.

"Kami sudah memeriksa, langsung ke TKP, kita memeriksa saksi-saksi dan termasuk kepala sekolahnya. Untuk kebenaran TM bersalah atau tidak itu nanti di persidangan. Hasil pemeriksaan saksi korban, pelaku melakukan cabul dengan meletakkan tangannya dekat kursi dari samping, lalu tangannya bergerak-gerak ke payudara si korban," jelas Herli Damanik di depan ruang Unit PPA Mapolres Siantar, Senin (13/11/2017).

Baca: Guru Ini Raba-raba Anu Siswinya saat Belajar Komputer, 3 Korbannya Jadi Takut Sekolah

Bripka Frans Panjaitan menjelaskan pihaknya telah meminta akte kelahiran korban yang menyatakan berstatus di bawah umur. Dengan begitu polisi pun sudah menetapkan ancaman hukuman TM yang melanggat hukum sesuai Undang-undang Republik Indonesia.

"Tersangka terbukti mencabuli siswinya, semua sesuai laporan dan saksi. Oknum guru itu dikenakan melanggar Pasal 82 UU RI 35 Tahun 2014 tentang peribahan atas UU 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara," Bripka Frans Panjaitan.

Baca: Bukannya Mengajar yang Baik, Guru Ini Malah Raba-raba Dada Siswinya saat Pelajaran Praktik Komputer

Sebelumnya, sebanyak 200 siswa dan siswi SMK Bintang Timur kembali menggelar aksi protes ledua kalinya, meminta TM dibebaskan. Mereka menuding polisi tidak bekerja sesuai yang mereka harapkan.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help