TribunMedan/

Setya Novanto bakal Lakukan Ini bila Dipanggil Paksa KPK

Pada panggilan pertama Novanto telah mengirim surat kepada KPK yang menyatakan tak bisa hadir karena . . .

Setya Novanto bakal Lakukan Ini bila Dipanggil Paksa KPK
Kompas.com/Robertus Belarminus
Fredrich Yunadi, pengacara Ketua DPR RI, Setya Novanto, saat melaporkan dua pemimpin dan dua penyidik KPK ke Bareskrim Polri, Jumat (10/11/2017). (Kompas.com/Robertus Belarminus) 

TRIBUN-MEDAN.com - Pengacara Ketua DPR RI sekaligus Ketua Umum DPP Partai Golkar, Setya Novanto, Fredrich Yunadi, mengatakan bahwa pihaknya akan meminta perlindungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika KPK memanggil paksa kliennya.

Menurut Fredrich, pemeriksaan kliennya selaku anggota DPR oleh penegak hukum, harus seizin Presiden.

"Pasti, kami akan minta perlindungan Presiden, TNI, Polri terhadap pihak yang melawan undang-undang," kata Fredrich di Kantor DPP Partai Golkar, Minggu (12/11/2017).

Baca: Anak 8 Tahun Ini Dilaporkan Hilang, Ketika Ditemukan Kondisinya Bikin Hati Teriris

Baca: Menilik Fakta Mengejutkan di Balik Tak Adanya Cincin Kawin di Jari Pangeran William

Fredrich mengatakan, pada panggilan pertama Novanto telah mengirim surat kepada KPK yang menyatakan tak bisa hadir karena mengikuti acara Dewan Perwakilan Daerah di Cirebon, Jawa Barat.

Sedangkan pada panggilan kedua Novanto tak hadir karena merasa pemeriksaannya harus seizin Presiden.

Baca: Diam-diam Terjadi Hal Tak Terduga pada Nisya Ahmad saat Pertunangan Syahnaz

Fredrich menilai bahwa ini sesuai dengan amar putusan terhadap uji materi Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).

"Justru (dengan tidak hadir) Pak Novanto taat hukum," kata Fredrich menegaskan.

Halaman
12
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help