TribunMedan/

Kasus Korupsi E KTP

Kasus Setya Novanto, Ketua MPR Bilang Anggota DPR Lainnya Diperiksa tanpa Izin Presiden

Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi e-KTP setelah memenangi gugatan praperadilan.

Kasus Setya Novanto, Ketua MPR Bilang Anggota DPR Lainnya Diperiksa tanpa Izin Presiden
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Zulkifli Hasan 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua MPR Zulkifli Hasan enggan berkomentar banyak soal alasan Ketua DPR Setya Novanto yang tak memenuhi panggilan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi. 

Novanto kembali tidak memenuhi panggilan KPK dengan alasan yang sama, yakni harus mengantongi izin dari Presiden Joko Widodo untuk dapat memeriksa dirinya.

Zulkifli menyampaikan, beberapa anggota DPR lain pernah dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi.

Namun, mereka tetap memenuhi panggilan tanpa ada izin Presiden.

"Beberapa teman diperiksa saksi DPR oleh KPK waktu itu juga tidak ada izin," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Namun, Zulkifli menolak berkomentar lebih lanjut. Ia meminta semua pihak mengikuti proses hukum yang berlaku dan memastikan proses hukum tersebut berjalan adil terhadap siapa pun.

"Pokoknya proses hukum saja," ucap Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan tindak pidana korupsi e-KTP setelah memenangi gugatan praperadilan.

Pada Senin (13/11/2017), ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan KPK sebagai saksi untuk tersangka AAS. Namun, ia tidak menghadiri panggilan pemeriksaan tersebut.

Novanto kembali beralasan bahwa KPK harus mengantongi izin dari Presiden Joko Widodo untuk dapat memeriksa dirinya.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help