TribunMedan/

Korupsi Berjamaah! Lima Mantan Anggota KPU Pakpak Bharat Divonis 18 Bulan Penjara

Lima mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pakpak Bharat masing-masing divonis hukuman 18 bulan penjara.

Korupsi Berjamaah! Lima Mantan Anggota KPU Pakpak Bharat Divonis 18 Bulan Penjara
Tribun Medan/Mustaqim
Lima mantan komisioner KPU Pakpak Bharat mendengarkan pembacaan vonis yang disampaikan majelis hakim di Ruang Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (14/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Lima mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pakpak Bharat masing-masing divonis hukuman 18 bulan penjara.

Kelimanya yakni Sahtiar Berutu, Sahrun Kudadiri, Tunggul Monang Bancin, Ren Haney Lorawaty Manik dan Daulat Merhukum Solin.

Pembacaan vonis berlangsung di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (14/11/2017).

Kelimanya divonis bersalah karena melakukan perbuatan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 471 juta dalam kegiatan sosialisasi pemilihan umum DPR RI, DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014.

Baca: KPU Siapkan Rp 1 Miliar untuk Tes Kesehatan Bakal Calon Gubernur Sumut

"Menjatuhkan hukuman kepada masing-masing terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan enam bulan penjara serta denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan," sebut Ketua Majelis Hakim, Sontan Merauke Sinaga.

Menanggapi vonis hukuman itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut kelimanya dengan hukuman selama 4 tahun penjara denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan justru menyatakan pikir-pikir.

Baca: Korupsi Dana Sosialisasi Pemilu, 5 Mantan Komisioner KPU Pakpak Bharat Diadili

"Kami pikir-pikir. Hasil putusan ini akan disampaikan ke pimpinan dan akan dikonsultasikan," jelas JPU Agustini usai persidangan

Seperti diketahui, para terdakwa saat menjabat sebagai komisioner KPH Pakpak Bharat melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara senilai Rp 400 juta lebih dari total anggaran sosialisasi Rp 641 juta.(*)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help