TribunMedan/
Home »

Cetak

Baca Edisi Cetak Tribun Medan

KPK Bantah Diintervensi Jokowi-JK, ICW Desak Lakukan Penahanan

Novanto sedianya diperiksa sebagai saksi kasus e-KTP untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo.

KPK Bantah Diintervensi Jokowi-JK, ICW Desak Lakukan Penahanan
Warta Kota/Alex Suban
Ketua DPR Setya Novanto 

TRIBUN-MEDAN.COM -Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) angkat bicara soal Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang membocorkan cerita antara dirinya dengan Ketua DPR Setya Novanto.

Novanto mengaku kepada Fahri, ada informasi dari seseorang terkait penetapan status tersangka kepadanya, merupakan permintaan dari Presiden Jokow Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Namun Fahri mengatakan, tidak tahu pasti siapa pihak yang menyampaikan informasi tersebut kepada Novanto. Ia menegaskan informasi itu merupakan pengakuan Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Bahkan, kata Fahri, ada pimpinan KPK yang menyebut kredibilitasnya dipertaruhkan jika tidak berhasil menjebloskan Novanto ke penjara.

"Nggak adalah, masa Presiden menitipkan ke KPK. Kan tidak bisa seperti itu," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif usai Seminar Pendidikan Antikorupsi dalam Perspektif Agama Islam, Senin (13/11).

Ia memastikan Novanto bisa dipanggil paksa, jika tidak memenuhi panggilan ketiga yang dilayangkan KPK. Pemanggilan paksa itu sesuai undang-undang yang berlaku.

Prosedur jemput paksa ini sesuai dengan Pasal 112 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengatur, jika saksi tidak hadir setelah dua kali pemanggilan, penyidik bisa menjemput paksa saksi tersebut untuk pemeriksaan.

Baca: PLN Kejar 20 Ribu Pelanggan Baru, Gandeng REI Sasar Perumahan Baru

Baca: KPK Digugat Balik Kuasa Hukum Setya Novanto, KPK Siap Hadapi di MK

"Yang penting kan kita sudah memanggil. Kalau misalnya, saya kurang tahu ini (hari ini) panggilan kedua atau ketiga, kalau pada panggilan ketiga tidak hadir, maka KPK berdasarkan hukum kan bisa memanggil dengan paksa seperti itu. Tapi mudah-mudahan Beliau kooperatif," katanya.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help