TribunMedan/
Home »

News

» Jakarta

Setya Novanto Tak Mau Turun Dari Jabatannya, Akbar Tanjung: Bisa Kiamat Golkar

Novanto beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setya Novanto Tak Mau Turun Dari Jabatannya, Akbar Tanjung: Bisa Kiamat Golkar
Warta Kota/henry lopulalan
Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung 

TRIBUN-MEDAN.COM - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung mengkhawatirkan keberlangsungan partainya setelah Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kembali ditetapkan sebagai tersangka untuk kedua kalinya.

Novanto beberapa hari lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi proyek e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Bukan saja prihatin, sedih, tapi juga sangat khawatir," kata Akbar saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

Akbar menambahkan, situasi Golkar saat ini menunjukkan tren penurunan perolehan suara. Berdasarkan hasil survei, suara Golkar terus menurun.

Baca: Jadi Tersangka Lagi, Setya Novanto Dilarikan ke Klinik, Kambuh Lagi Pak?

Menurutnya, suara Golkar sempat menyentuh 7 persen dan terus menurun.

Tren penurunan inilah yang membuat Akbar khawatir. Adapun ambang batas parlemen pada undang-undang pemilu adalah 4 persen.

"Kalau di bawah 4 persen boleh dikatakan, ya dalam bahasa saya, bisa terjadi kiamat di Partai Golkar ini," tuturnya.

Padahal, katanya, Golkar selama ini selalu memiliki wakil di DPR dan suara Golkar dianggap cukup tinggi, terlebih pada era Orde Baru.

Baca: Setya Novanto Uji Materi UU KPK, Jusuf Kalla Sebut Itu Namanya Usaha untuk Bebas

Halaman
123
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help