TribunMedan/

Perusahaan Gas Negara Kena Denda Hampir Rp 10 Miliar, Apa Penyebabnya?

PGN terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Undang-undang nomor 5 tahun 1999 terkait Praktik Monopoli

Perusahaan Gas Negara Kena Denda Hampir Rp 10 Miliar, Apa Penyebabnya?
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk dinyatakan bersalah dan dikenakan denda Rp9,9 miliar 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Sofyan Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Komisi Persaingan Usaha (KPPU) memutuskan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Persero Tbk dinyatakan bersalah dan dikenakan denda Rp 9,9 Mliar.

Denda harus disetor ke Kas Negara sebagai setoran pendapatan denda pelanggaran di bidang persaingan usaha dengan kode penerimaan 423755.

Ketua Majelis Komisi Prof Dr Tresna P Soemardi, usai sidang menjelaskan denda yang dikenakan ke PGN harus dibayar dalam tempo 30 hari setelah putusan.

Jika PGN banding maka prosesnya akan tertunda lagi, pembayaran denda juga tertunda.

Baca: Bank Danamon Sumut Capai Target Kredit hingga 101 Persen

Tresna mengatakan PGN terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Undang-undang nomor 5 tahun 1999 terkait Praktik Monopoli dalam Penentuan Harga Gas Industri di Area Medan, Sumatera Utara.

Tresna menyatakan KPPU menilai terlapor (PGN) telah menetapkan harga yang berlebihan (excessive price) dan tidak mempertimbangkan daya beli konsumen dalam negeri ketika menetapkan harga gas kurun waktu Agustus-November 2015.

Baca: PGN Sebut Keuntungan Penggunaan Gas ke Masyarakat

Sehingga dalam persidangan juga terkuak Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) cenderung merugikan pelanggan.

Halaman
12
Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help